EQUITYWORLD FUTURES – Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur membuka program studi khusus untuk mendalami ilmu gula. Jurusan ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Program studi di SMK 2 Ibrahimy Situbondo tersebut didirikan dari dana sosial PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI.

Berdirinya program studi di SMK tersebut diapresiasi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno.

“Jika program studi tersebut dinilai berhasil, mungkin bisa dikembangkan menjadi sekolah khusus akademi pergulaan,” kata dia di Surabaya, Kamis (22/10/2015).

Menurut dia, institusi pendidikan yang fokus mendalami ilmu komoditas perkebunan semacam itu harusnya wajib ada di Indonesia. Sebab, Indonesia memiliki potensi hasil perkebunan yang kaya dan melimpah.

“Alasan Belanda menjajah Indonesia dulu bukan karena apa-apa, tapi karena Indonesia memiliki tanah yang subur dan dapat ditanami berbagai macam komoditas perkebunan,” kata Rini.

Dengan potensi itu, Indonesia memerlukan instansi pendidikan khusus yang mencetak para ahli yang memiliki kemampuan yang memadai.

Program studi di SMK yang berlokasi di Komplek Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo itu diresmikan Rini siang tadi.

Setelah itu dia, bertolak ke Surabaya untuk membuka rapat kerja nasional Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia.

Angkatan pertama, program studi gula baru dibuka satu kelas. Pengajar dari Pabrik Gula Assembagoes dan PTPN XI didatangkan untuk mengisi mata pelajaran khusus pergulaan.

Sementara untuk mata pelajaran umum, pengajar masih ditangani oleh pihak SMK.