Penggunaan jaringan Wi-Fi di pesawat ternyata menimbulkan masalah tersendiri. Fasilitas yang ditujukan untuk memanjakan penumpang tersebut bisa dimanfaatkan untuk meretas pesawat yang tengah mengudara.

Seorang hacker dari Berlin mengaku telah menemukan cara melakukan peretasan terhadap pesawat lewat saluran Wi-Fi dan sistem hiburan yang ada di dalamnya. Hacker bernama Ruben Santamarta itu bahkan akan melakukan demostrasi ke publik terkait metode yang digunakan untuk meng-hack pesawat jet komersil di Las Vegas.

Keberhasilan peretasan pesawat bisa dilakukan karena terdapat kelemahan pada sistem, utamanya pada bagian ‘decoding’ dari piranti lunak, firmware, yang menjalankan alat-alat komunikasi. Seorang hacker bisa menggunakan sinyal Wi-Fi yang ada di pesawat untuk meretas perangkat penerbangan dan melakukan intervensi terhadap komunikasi satelit.

Santamarta mengungkapkan aksi hacking tipe ini dikhawatirkan bisa mengganggu sistem navigasi dan keamanan pesawat, bahkan bisa berlanjut pada aksi pembajakan. Meskipun untuk melaksanakan peretasan ini, seorang hacker haruslah memiliki akses khusus ke perusahaan yang membuat perlengkapan penerbangan pesawat.

Parahnya, terdapat sekitar lima produsen perlengkapan penerbangan yang diklaim oleh Santamarta memiliki sistem piranti pesawat yang bisa diretas. Password dan data login lain yang sejatinya digunakan oleh teknisi perusahaan tersebut bisa diretas via firmware-nya,