Petugas Avsec PT Angkasa Pura II di Terminal Cargo Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Ii Palembang, berhasil menggagalkan pengiriman paket berisi sepucuk air softgun dan 250 butir peluru, Rabu (1/10) pagi. Senjata api tersebut dimasukkan dalam kardus yang dilapisi lakban warna krem.

Komandan Posko Avsec Angkasa Pura Sudjarwanto mengungkapkan, paket berisi airsoft gun tersebut terungkap saat dalam pemeriksaan X-Ray bandara. Melihat ada barang yang mencurigakan, paket itu dibongkar dan ditemukan sepucuk senjata api warna hitam berikut pelurunya.

“Untuk sementara kita amankan karena barang itu termasuk barang terlarang,” kata Sudjarwanto, Rabu (1/10).

Menurutnya, untuk mengelabui petugas, pengirim menuliskan dokumen barang pada TTI dengan keterangan paket tersebut berisi perangkat audio. Dari luar paket diketahui pengirim paket tersebut atas nama Firman dari Prabumulih dan ditujukan kepada Erwin Susilo dengan alamat Jalan Bratang Perintis 3, Nomor 27, RT 08, RW 08, Ngagerejo Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.

“Kami sudah laporkan penemuan ini ke polisi untuk ditindaklanjuti,” kata dia.

Dia menambahkan, berdasarkan data yang tertera dalam berkas paket, air softgun itu buatan Jericho 941 Israel Weapon Industri KWC. “Itu dari berkas yang ada. Tapi untuk pastinya dikonfirmasi pihak terkait,” pungkasnya.