PKS: Umat Islam harus terdepan pertahankan NKRI

PKS: Umat Islam harus terdepan pertahankan NKRI

EQUITYWORLD FUTURES – Sejumlah negara muslim di kawasan Timur Tengah saat ini dilanda konflik politik dan ancaman disintegrasi. Ada kekuatan yang sengaja menciptakan suasana konflik di di Timur Tengah. Kondisi serupa bukan tidak mungkin terjadi di Indonesia, negara dengan mayoritas muslim di Asia Tenggara.

Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman disintegrasi.

“Umat Islam harus mempertahankan dan memperjuangkan NKRI. Jangan ada peluang sedikitpun dari pihak lain untuk memecah belah Indonesia,” ujar anggota Komisi I DPR Ahmad Zainuddin dalam keterangan pers yang diterima redaksi merdeka.com, Senin (12/1).

Lebih lanjut menurut politisi PKS ini, sebelum merdeka Indonesia adalah wilayah besar kepulauan yang disatukan oleh faktor geografis dan sejarah bernama nusantara. Kerajaan-kerajaan Islam pernah berjaya di wilayah ini. Para raja dan sultan Islam itu lalu menyerahkan kekuasaannya demi tercapai kemerdekaan dan terbentuknya negara Indonesia.

Zainuddin lalu menuturkan ancaman disintegrasi biasanya bermula dari wilayah pinggiran, paling timur atau paling barat. Karena infiltrasi asing lebih mudah masuk melalui pinggiran. Namun sayangnya, lanjut dia, masih banyak umat Islam yang tidak memiliki pemahaman kebangsaan yang baik.

“Umat Islam masih banyak yang awam tentang kebangsaan. Masyarakat masih mudah dipecah belah, dijauhkan dengan pemahaman kalau Islam itu tidak mengurusi bangsa. Padahal Islam juga mengatur soal kebangsaan,” jelasnya.

ewfsmg

PERHATIAN!
Managemen PT. Equityworld Futures menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT. Equityworld Futures dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Equityworld Futures, bukan atas nama individu.