EQUITYWORLD FUTURES – Penertiban rumah liar di kawasan perbatasan Taman Sari dan Pademangan menimbulkan sejumlah protes yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Warga yang tidak terima penertiban tersebut mendatangi Perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, komplek rumah Basuki pada Selasa (26/5/2015) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia membantah bila protes warga itu diwarnai keributan.

“Tidak sampai ada keributan. Massa bahkan tidak sempat masuk ke depan rumah, ditahan di pintu pagar komplek,” kata Iqbal kepada Kompas.com, Rabu (27/5/2015).

Begitu massa datang, kata Iqbal, Wakapolsek dan sekitar 40 orang anggota Polsek sekitar sudah ada di lokasi. Sebagian berada di depan gerbang masuk perumahan untuk menahan massa.

Selanjutnya, mereka diterima oleh Camat Penjaringan untuk mengutarakan tujuan mereka. Kemudian, karena sudah malam, massa diminta bubar.

“Kejadian itu pukul 22.00 WIB, sudah malam, massa diminta oleh Kabag Ops (Kepala Bagian Operasional) Polres Jakarta Utara untuk bubar,” kata Iqbal.