EQUITYWORLD FUTURES – Pound memangkas penurunan terhadap dolar setelah pembunuhan seorang anggota parlemen Inggris Kamis memicu spekulasi pemilih Inggris akan lebih mungkin mendukung Inggris untuk bertahan di Uni Eropa dalam referendum pekan depan.

Kedua kubu ˜Bertahan™ dan ˜Keluar™ menangguhkan kampanye pada apakah Inggris harus keluar dari Uni Eropa setelah serangan itu. Anggota parlemen Partai Buruh Jo Cox dibunuh saat ia bertemu konstituen di daerah pemilihan nya di West Yorkshire di utara Inggris. Surat kabar Guardian melaporkan seorang saksi mata mengatakan penyerang Cox berteriak “Britain First”. Itu merupakan nama kelompok yang berkampanye melawan imigrasi dan keanggotaan Inggris di Uni Eropa.

Pound naik kurang dari 0,1 persen, ke level $ 1,4206, pada pukul 13:31 waktu New York, setelah jatuh ke level $ 1,4013 sebelumnya. Mata uang negara beribukota London ini turun 1,6 persen ke level ¥ 148,151, menambah kerugian sebelumnya menjadi 3,5 persen.