PT Equity World Futures Semarang – Saham Jepang berusaha untuk rebound setelah kemenangan Natal. Saham Jepang mengalami kenaikan selama perdagangan pada Rabu pagi setelah anjloknya Nikkei 225 dan Topix pada Hari Natal.

Nikkei 225 lebih tinggi 1,71 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix juga melihat kenaikan 1,73 persen. Saham indeks kelas berat Fast Retailing, perusahaan di belakang rantai toko pakaian Uniqlo, naik sekitar 0,9 persen.

Pergerakan ini terjadi setelah rata-rata saham anjlok sekitar 5 persen pada hari Selasa, menempatkan indeks jauh ke dalam wilayah pasar karena lebih dari 20 persen dari tinggi pada Oktober. Indeks Topix yang lebih luas juga berakhir lebih dari 4,8 persen lebih rendah.

PT Equity World Futures Semarang – Namun di Korea Selatan, Kospi tergelincir 0,9 persen karena pembuat chip SK Hynix merosot 0,66 persen. Saham Jepang berusaha untuk rebound setelah kemenangan Natal

Pasar saham Australia dan Hong Kong ditutup hari ini untuk hari libur umum.

Trump kembali membidik The Fed
Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa melanjutkan serentetan kritik terbuka terhadap Federal Reserve, dengan mengatakan bank sentral menaikkan suku bunga terlalu cepat.

“Mereka menaikkan suku bunga terlalu cepat karena mereka berpikir ekonomi sangat bagus. Tapi saya pikir mereka akan segera mendapatkannya,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, merujuk pada The Fed.

Namun, presiden A.S. menyarankan bahwa investor sekarang harus membeli ke sell-off yang sedang berlangsung. Saham Jepang berusaha untuk rebound setelah kemenangan Natal

“Saya memiliki kepercayaan besar pada perusahaan kami. Kami memiliki perusahaan, yang terbesar di dunia, dan mereka melakukannya dengan sangat baik. Mereka memiliki rekor jumlah angka. Jadi saya pikir ini adalah kesempatan luar biasa untuk membeli,” kata Trump setelah berbicara dengan Pasukan AS dikerahkan ke luar negeri melalui konferensi video.

Komentar Trump datang di belakang penurunan tajam baru-baru ini di pasar saham AS di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah. Presiden sendiri sering mengaitkan kejatuhan itu dengan The Fed, tweeting pada hari Senin bahwa bank sentral adalah “satu-satunya masalah” dengan ekonomi AS.

Baca Juga : PT Equity World Futures Semarang – OPEC dalam Momen ‘Apapun yang Dibutuhkan’ untuk Menaikkan Harga Minyak

Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 menyaksikan kinerja Malam Natal terburuk dalam sejarah pada hari Senin. Dow anjlok lebih dari 650 poin menjadi di bawah 22.000 sementara S&P 500 turun 2,7 persen dan menyelinap ke wilayah pasar beruang. Nasdaq Composite juga turun 2,2 persen. Saham Jepang berusaha untuk rebound setelah kemenangan Natal

Futures pada Rabu pagi menunjuk ke penurunan terus untuk tiga indeks utama di Amerika Serikat.

Mata uang
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,553 setelah melihat tertinggi di atas 96,9 sebelumnya.

Yen Jepang, secara luas dipandang sebagai mata uang safe-haven, diperdagangkan pada 110,45 setelah menyentuh tertinggi di sekitar 110 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia berada di $ 0,7050 setelah menyentuh tertinggi di $ 0,706 kemarin.

Diedit oleh :  PT Equityworld Semarang 

-Equity World

-Equityworld Futures

-PT Equityworld