PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak diperdagangkan mendekati level $ 53 per barel setelah pengeboran di AS naik ke posisi tertinggi dalam lebih dari satu tahun, melawan upaya OPEC dalam mengatasi berlebihnya stok global.

Futures sedikit berubah di New York setelah jatuh 1,1 persen pada hari Jumat. Anjungan yang menargetkan minyak mentah di AS naik pekan lalu ke tingkat terbesar sejak November 2015, menurut Baker Hughes Inc., sementara produksi minyak mentah Amerika berada dalam level tertinggi sejak April, data pemerintah menunjukkan. Stok minyak dari OPEC turun bulan ini, menurut tanker-tracker Petro-Logistics SA.

EQUITY WORLD West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun sebanyak 33 sen ke level $ 52,84 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 53,16 pada pukul 13:06 waktu London.

Total volume perdagangan yakni sekitar 17 persen di bawah rata-rata 100-hari. Kontrak turun 61 sen ke level $ 53,17 pada hari Jumat.

Brent untuk pengiriman Maret, yang berakhir Selasa,  turun 11 sen ke level $ 55,41 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 2,22 untuk WTI. Kontrak semakin aktif April turun 47 sen ke level $ 55,23.

Total volume perdagangan sekitar 85 persen di bawah 100-hari rata-rata. Harga minyak menguat 44 persen selama tahun ini.

Brent untuk pengiriman Februari naik 11 sen atau 0,2 persen, Equity world ke level 55,16 persen per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Jumat.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih menuturkan langkah memulihkan harga minyak pada 2017 seiring pengurangan pasokan membantu menyeimbangkan kelebihan stok pasar saat ini.

Sumber: Bloomberg