PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas turun karena probabilitas kenaikan suku bunga AS di bulan Maret melonjak terkait komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve, dan karena ekuitas mengalami reli ke level tertinggi sepanjang masa.

Bullion untuk pengiriman segera turun 0.3% menjadi $ 1,245.81 per ons, dan diperdagangkan di $ 1,246.58 pada pukul 12:14 siang di Singapura, menurut Bloomberg.

Sementara emas berakhir sedikit berubah pada perdagangan hari Rabu, harga intraday turun 0,9% ke $ 1,237.01, terendah sejak 23 Februari.

EQUITY WORLD Gubernur The Fed Lael Brainard mengulas gambaran positif dari perekonomian di dalam negeri dan di luar negeri yang mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga “segera.” Hal itu disampaikan setelah komentar hawkish dari Ketua The Fed New York William Dudley, dan San Francisco Fed John Williams.

Emas mengalami tekanan secara signifikan kembali turun dari level tertinggi selama tiga bulan, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan memberikan pengumuman mengenai pajak beberapa minggu ke depan. Harga emas spot Loco London Gold turun sebesar 0.6% di level $1,234.11 per troy ons, setelah meraih puncak tertinggi sejak 11 Nopember pada level $1,244.67 disesi sebelumnya.

Trump pada pertemuan dengan eksekutif maskapai AS mengatakan bahwa selama dua atau tiga minggu kedepan akan mengumumkan kebijakan pajak yang fenomenal. Emas telah meningkat lebih dari 1% dalam minggu ini akibat Trump yang berjuang untuk menegakkan larangan perjalanan sementara terhadap warga dari tujuh negara mayoritas Muslim dan pemimpin sayap kanan Marine Le Pen yang meluncurkan upayanya untuk pemilihan Presiden Prancis.

Sementara itu, rilis data AS yang menunjukkan penguatan ekonomi telah meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS sehingga memberikan tekanan lebih lanjut terhadap emas. Rilis data AS menunjukkan adanya peningkatan persediaan grosir AS dan jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran mingguan mengalami penurunan diluar ekspektasi, dimana mendorong penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS.

Menguatnya dolar AS membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sementara hasil yang lebih tinggi meningkatkan biaya kesempatan memegang emas. Suku bunga yang lebih tinggi akan mengangkat imbal hasil obligasi lebih lanjut. Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan muncul berpidato sebelum Kongres senator AS dan anggota pada 14 dan 15 Februari, Equity world ketika dia akan ditanya mengenai ekonomi AS.

Emas meningkat kisaran 10% dari level terendah pertengahan bulan Desember akibat adanya resiko politik di Eropa dan AS dimana mendorong permintaan terhadap emas sebagai safe-haven. Adanya kekhawatiran dipicu oleh data resmi yang menunjukkan bahwa surplus perdagangan Jerman naik menuju rekor tinggi pada 2016, mencermati konflik antara Berlin dan Washington setelah penasehat perdagangan Trump pekan lalu menuduh Berlin mengeksploitasi euro terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan perdagangan.

Sumber: Bloomberg