PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas berjangka mencoba untuk kenaikan back-to-back pada Selasa ini setelah mengalami penurunan dalam sembilan sesi berturut-turut karena logam kuning ini berada di level terendahnya yang terakhir terlihat pada akhir Januari lalu.

Pasar keuangan, termasuk logam mulia, sebagian besar bertahan menjelang konfirmasi pada hari Rabu yang secara luas diharapkan akan menaikan suku bunga oleh Federal Reserve, merupakan langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan rally dolar dan harga logam yang tertekan.

Emas untuk pengiriman April naik $ 3,40 atau 0,3 %, ke level $ 1,206.20 per ons. Kontrak tersebut berakhir pada level $ 1,201.40 per ons pada pekan yang berakhir menetap di level terendahnya sejak 30 Januari. Logam mulia ini mengalami penurunan untuk sembilan sesi beruntun yang terpanjang sejak Juli 2015, menurut data dari FactSet.

PT. EQUITYWORLD Silver untuk pengiriman Mei menguat 4 sen atau 0,3 %, ke level $ 17,02 per ons.

Emas untuk pengiriman April turun US$ 3,9 atau 0,3 peren utnuk menetap di level US$ 1.250 per ounce. Harga itu adalah yang terendah sejak 22 Februari 2017, menurut data dari Factset.

Harga mendapatkan keuntungan 3,5 persen sepanjang Februari. Sementara harga perak naik 2 sen atau 0,1 persen ke level US$ 18,48.

Kombinasi dari respon pidato Presiden AS Donald Trump di kongres dan pertemuan The Fed pada pertengahan Maret bisa memengaruhi harga emas, stagnan atau terkonsolidasi dalam dua pekan ke depan.

Tak lama setelah Beige Book The Fed keluar pada Rabu, harga emas kemudian turun US$ 1.247 di perdagangan elektronik.

Beige Book yang merupakan koleksi dari anekdot mengenai ekonomi sebelum the Fed PT Equityworld membuat keputusan untuk kenaikan suku bunga menunjukkan bahwa kenaikan optimisme bisnis setelah pemilihan presiden sedikit mereda.

Sumber : Market Watch