PT. EQUITYWORLD FUTURES – Yen menguat pada hari Selasa seiring investor yang menghindari risiko berbondong-bondong beralih ke mata uang safe haven, sementara dolar Australia merosot ke posisi tiga minggu terendah setelah bank sentral menaikkan kekhawatiran tentang kondisi tenaga kerja dalam negeri.

Appetite investor untuk risiko telah memudar minggu ini oleh faktor termasuk ketegangan menjelang pertemuan mendatang antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dan dugaan bom bunuh diri di St. Petersburg, Rusia.

PT. EQUITYWORLD Dolar memperpanjang penurunan Senin dan turun 0,4 persen ke level 110,46 yen setelah menyentuh level 110,335, terendah dalam seminggu di perdagangan Asia. Euro jatuh 0,6 persen ke posisi terendah empat bulan di level117,585 yen, dan dolar Australia jatuh 0,7 persen terhadap yen.

Data positif Senin dari belanja konstruksi dan data manufaktur AS menegaskan peningkatan yang stabil dalam perekonomian, namun hanya sedikit mengangkat obligasi Treasury dan dolar AS.

Euro berada 0,2 persen lebih rendah di level $ 1,0652, dengan kenaikan semalam tertahan oleh penurunan tajam yield obligasi Jerman yang dipicu oleh keamanan penerbangan setelah pemboman di St Petersburg.

Keputusan Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 1,5 persen pada Selasa dianggap sebagai kejutan kecil. Namun, Aussie jatuh setelah bank sentral mengisyaratkan mereka tidak terlalu yakin tentang kondisi tenaga kerja dan inflasi domestik.

Dolar Australia melemah hampir 0,6 persen untuk memijak level terendah tiga minggu di level $ 0,7562, PT Equityworld setelah terus menurun selama dua minggu terakhir dari posisi tertinggi empat bulan di level $ 0,7750. (sdm)

Sumber: Reuters