PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas menetap lebih tinggi pada Kamis ini, untuk kenaikan keempat dalam lima sesi terakhir ditopang oleh kekhawatiran menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, dan upaya reformasi pajak bisa membuktikan menjadi lebih sulit daripada yang difikirkan.

Emas berakhir naik $ 4,80 atau 0,4 %, pada level $ 1,248.50 per ons menjelang pertemuan Trump dengan Xi, sementara dolar menguat dan imbal hasil obligasi tetap lebih tinggi setelah rilis penghitungan terbaru dari klaim tunjangan pengangguran pertama kali. Laporan pekerjaan menunjukkan penurunan tajam dari 25.000 pada minggu terakhir.

EQUITYWORLD FUTURES Laporan ini membantu untuk meningkatkan harapan sebagian besar optimis untuk laporan kerja bulanan yang dirilis pada hari Jumat.

Harga emas kembali bergerak ke selatan di sesi Asia pada Rabu ini karena investor melihat risiko politik dari peluncuran rudal balistik jarak menengah Korea Utara menjelang pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di minggu ini yang akan membahas krisis di semenanjung Korea selain isu perdagangan.

Para investor juga menunggu data pekerjaan dari ADP sebagai petunjuk lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga Fed kemungkinan berikutnya. Selain itu FOMC Meeting Minutes di Kamis dini hari juga akan mencuri perhatian pasar.

Emas untuk pengiriman April di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange merosot 0,05% menjadi $1.257,75 per troy ounce. Perak berjangka di Comex, turun tipis 0,16% menjadi $18,29 per troy ounce.

Semalam, Equityworld Futures harga emas diperdagangkan mendekati level tertinggi satu minggu meskipun terjadi lompatan dolar AS setelah rilis data perdagangan AS yang sedikit membaik.

Emas terus diperdagangkan dalam kisaran sempit dengan bias ke arah atas sepanjang sesi kemarin tapi dolar AS yang semakin kuat akhirnya menahan momentum bullish logam kuning setelah data perdagangan yang menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS menyempit lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari.

Sumber : Market Watch