PT. EQUITYWORLD FUTURES – Dolar melemah untuk hari kelima karena para pedagang mengkaji data perumahan AS yang mengecewakan dengan latar belakang sebuah kontroversi baru yang melanda Presiden Donald Trump. Bursa berjangka AS menguat di tengah pendapatan perusahaan.

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,4 persen pada pukul 08:43 pagi di New York, turun untuk hari kelima ke level terendah sejak 24 April yang lalu. Euro naik 0,9 persen menjadi $ 1,1073, level terkuat sejak 9 November. Yen naik 0,3 Persen menjadi 113,47 per dolar, setelah turun 0,4 persen pada  Senin kemarin.

PT. EQUITYWORLD Greenback turun terhadap sebagian besar rekan utamanya setelah adanya laporan bahwa presiden Trump membagi informasi intelijen terorisme dengan pejabat Rusia, sebuah tindakan yang dipertahankannya.

Penurunan yang tak terduga dalam konstruksi rumah baru AS memberi momentum untuk penurunan dolar. Euro melonjak karena hedge fund dan investor makro dikatakan telah mengambil long positions. Minyak mentah naik pada hari kelima karena Goldman Sachs Group Inc. mengatakan negara-negara lain kemungkinan akan bergabung dengan proposal Arab Saudi dan Rusia untuk memperpanjang pemangkasan produksi.

Yang paling baru dalam serangkaian kejadian negatif yang mengganggu pemerintahan Trump kemungkinan akan menambah keraguan tentang kemampuannya dalam menyampaikan rencana untuk meningkatkan belanja infrastruktur dan memotong pajak. Itu bisa menjadi kunci bagi investor, PT Equityworld yang menimbang historis ekuitas yang tinggi dan volatilitas yang rendah, seperti data dari China dan AS yang membayangi pertumbuhan ekonomi global.

Sumber: Bloomberg