PT. EQUITYWORLD FUTURES – Harga minyak seperti dalam sebuah perjalanan roller coaster pada hari Kamis karena pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak di Wina yang sangat dinanti-nantikan mengenai apakah akan memperpanjang pemotongan produksi atau tidak.

Minyak mentah AS dan Brent diperdagangkan sekitar satu bulan tertinggi menjelang pertemuan tersebut, namun turun lebih dalam setelah menteri minyak Arab Saudi Khalid al-Falih mengesampingkan pemotongan produksi minyak dalam perpanjangan kesepakatan OPEC. Pejabat Saudi tersebut juga mengatakan perpanjangan sembilan bulan kesepakatan tersebut “sangat mungkin” untuk disepakati pada pertemuan hari Kamis.

EQUITY WORLD Perpanjangan kesepakatan sembilan bulan sampai kuartal pertama 2018 telah banyak diperkirakan, namun para pedagang berspekulasi bahwa mungkin kartel juga akan membuat pemotongan lebih dalam tehadap produksi. Iran juga mengatakan bahwa tidak perlu mengurangi produksi lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli di New York Mercantile Exchange turun 23 sen atau 0,2% menjadi $ 51,28 per barel setelah diperdagangkan setinggi $ 52 pada hari sebelumnya. Segera setelah komentar al-Falih, minyak mentah turun ke $ 50,17.

Minyak Brent, yang merupakan acuan global, turun 6 sen atau 0,1% menjadi $ 53,91 per barel.

OPEC dan kelompok anggota non-kartel akan membahas rincian kesepakatan perpanjangan potensi dalam sesi tertutup pada hari Kamis. Kesepakatan akhir diharapkan diumumkan pada konferensi pers pukul 5 sore waktu Wina, atau pukul 11.00 Waktu Timur.

Lebih dari 20 negara OPEC dan negara-negara non-OPEC pada November tahun lalu setuju untuk memangkas produksi kolektif sebesar 1,8 juta barel per hari dalam upaya mengurangi kelimpahan pasokan global. Persetujuan ini mulai berlaku pada 1 Januari, dan saat ini dijadwalkan berakhir pada akhir bulan Juni.

Arab Saudi dan Rusia pada awal Mei telah mengatakan bahwa mereka mendukung perpanjangan kesepakatan selama sembilan bulan, sementara Irak dan Iran mengatakan kepada CNBC pada hari Rabu bahwa mereka siap untuk melakukan pemotongan balik pada kuartal pertama tahun 2018. Arab Saudi, Iran dan Irak adalah Tiga produsen minyak terbesar di OPEC.

Data terakhir menunjukkan cadangan global mulai menyusut, sebagian karena usaha OPEC. Equity world Persediaan minyak mentah AS turun untuk minggu ketujuh berturut-turut, menurut data pada hari Rabu.

Sumber: MarketWatch