PT. EQUITYWORLD FUTURES – Harga emas berakhir beberapa sen lebih tinggi pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan beruntun mereka ke sesi keempat, karena dolar AS gagal rebound dari posisi terendah 10 bulan terkait prospek kenaikan suku bunga AS tahun ini yang melemah.

Emas Agustus naik tipis untuk berakhir di $ 1.242 per ons, setelah diperdagangkan antara $ 1.235,10 dan $ 1,243.50. Kontrak tersebut bertahan pada penutupan tertingginya sejak 30 Juli, menurut data FactSet. Ini dihitung naik sekitar 2% selama tiga sesi terakhir.

EQUITYWORLD FUTURESIndeks tersebut merupakan ukuran dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Artinya, jika greenback melemah, emas berjangka yang dihargakan dalam dollar AS akan naik.

Investor berlindung di logam mulia ketika kisah tentang berbagi “informasi rahasia” Presiden Donald Trump dengan pejabat tinggi Rusia pada sebuah pertemuan di Gedung Putih, baru-baru ini, menjadi berita utama.

Permasalahan geopolitik lainnya, seperti ketidakpastian seputar Semenanjung Korea, juga menyebabkan kenaikan harga logam mulia, kata sejumlah analis.

Emas berjangka juga terdorong oleh pelemahan Dow Jones Industrial Average, Equityworld Futures yang turun 0,04 persen pada pukul 18.53 GMT. Jika pasar ekuitas jatuh, harga logam mulia biasanya naik.

Sementara itu, harga perak untuk kontrak pengiriman Juli naik 14,4 sen atau sekitar 0,87 persen, ditutup pada posisi US$16,747 per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli menguat US$8,3 atau 0,89 persen, menjadi US$937 per ounce.

 

Sumber: Marketwatch