PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas berjangka bangkit dari penurunan Oktober-nya pada hari Selasa, mengirimkan harga untuk menetap di posisi tertinggi dalam waktu sekitar satu bulan, sementara dolar merosot seiring ketidakpastian seputar hasil pemilu presiden AS mendorong lebih permintaan investasi untuk logam kuning.

Pedagang emas juga menunggu pengumuman kebijakan moneter AS Federal Reserve yang dirilis pada hari Rabu di akhir pertemuan dua hari bank sentral AS. Pertemuan tidak diharapkan untuk menghasilkan kenaikan suku bunga, tetapi bisa menjelaskan kemungkinan untuk langkah pergerakan pada akhir tahun ini, berpotensi menjadi perkembangan negatif untuk emas.

Emas untuk pengiriman Desember di Comex naik $ 14,90, atau 1,2%, untuk menetap di level $ 1.288 per ounce- Ini merupakan level penetapan tertinggi sejak 3 Oktober. Logam kuning membukukan penurunan sekitar 3% pada bulan Oktober.

Indeks ICE dolar yang merupakan indeks unit AS terhadap sekeranjang enam rival utama, turun 0,7% menjadi 97,759. Melemahnya dolar dapat memberikan dorongan untuk harga komoditas dalam mata uang, termasuk logam mulia, dengan membuat logam mulia menjadi lebih murah untuk pengguna mata uang lainnya.

EQUITYWORLD FUTURES Harga emas berhasil menguat (rebound) pasca mendekati level terendah dalam tiga pekan. Sementara perak melonjak dalam sepekan dan paladium naik ke level tertinggi sejak 12 Desember 2014.

Emas untuk pengiriman segera naik 1% menjadi USD1.185,09 per ons dan diperdagangkan padaUSD1.183,89 pada pukul 10.13 di Singapura, menguat dibanding posisi 22 Desember pada harga USD1.170.76.

Sebelum kenaikan hari ini, emas menuju penurunan mingguan kedua, terpanjang beruntun sejak Oktober karena akan dinaikkannya suku bunga (Fed rate) seiring membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS), namun di tengah anjloknya harga minyak, sehingga mengurangi permintaan pada logam mulia.

Sementara kepemilikan emas di SPDGR Gold Trust tidak berubah setelah anjlok terbesar dalam 18 bulan terakhir pada 23 Desember 2014. Kepemilikan emas tercatat sebesar 712,9 metrik ton setelah merosot 1,6%, terbesar sejak Juni 2013.

Sedangkan dolar AS (USD) menguat ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir terhadap 10 mata uang utama dunia.

“Karena menjelang akhir tahun, sehingga ada beberapa aksi ambil untung. Ekonomi AS yang berada di jalurnya, memaksa The Fed untuk memikirkan kembali waktu tepat untuk menaikkan suku bunga,” kata Kepala Valuta Asing dan Pengembangan Logam Mulia di Sucden Financial Ltd Raymond Mok seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (26/12/2014).

Sementara data pekan ini menunjukkan bahwa ekonomi AS pada kuartal III/2014 tumbuh 5%, kenaikan terbesar sejak 2003. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran di AS turun ke level terendah dalam tujuh pekan.

Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari naik 0,9% menjadi USD1.183,90 per ons. Perdagangan agregat adalah 10% di bawah rata-rata 100 hari.

Perak untuk pengiriman segera rebound 1,5% menjadi USD15,9581 per ons, kenaikan intraday terbesar sejak 18 Desember, dan diperdagangkan di USD15,9487.

Palladium naik 1,4% menjadi USD819,33 per ons sebelum diperdagangkan pada USD818,83. Equity world Futures Logam ini menuju kenaikan 1,6% pada pekan ini dan platinum naik 1% menjadi USD1,203.88 per ons.

Sumber: MarketWatch