PT. EQUITYWORLD FUTURES – Harga emas tergelincir pada hari Kamis ini, tertekan oleh penguatan dolar karena investor menunggu sinyal potensial mengenai suku bunga dari pertemuan bank sentral global Federal Reserve yang diselenggarakan di Jackson Hole.

Kamis pagi, emas untuk pengiriman Desember turun $ 2,10, atau 0,2% menjadi $ 1,292.60 per ons. Harga menetap di level $ 1,296.70 pada hari Senin – tertinggi sejak awal Juni. Pekan lalu, kontrak tersebut melonjak di atas $ 1.300 untuk pertama kalinya tahun ini, sebagian dikarenakan sentimen mengenai agenda pro-bisnis Trump yang membantu memicu aset haven termasuk emas.

Perak September turun 8 sen atau 0,5% menjadi $ 16,96 per ons. Platinum Oktober naik 50 sen atau kurang dari 0,1% menjadi $ 981,20 per ons, sementara paladium September ditransaksikan di level pada $ 934.90 per ons, naik $ 1,90, atau 0,2%.

PT. EQUITYWORLD Di antara dana yang diperdagangkan di bursa, SPDR Gold Trust turun 0,3% premarket, iShares Silver Trust turun 0,8%, dan Vorters VanEck Gold Miners ETF turun 0,3%.

“Bisa ada sebuah argumen –pada Jackson Hole Meeting– yang berpotensi membuat tampilan bearish pada Emas, terutama bila performa Dollar AS kembali karena short-covering”, Razaqzada menambahkan.

Sangat wajar apabila investor mengalihkan fokus perhatian pada pertemuan Jackson Hole. Pasalnya, PT Equityworld pada pertemuan tersebut akan dihadiri oleh beberapa ketua Bank Sentral, diantaranya Janet Yellen dan Mario Draghi yang dijadwalkan akan menyampaikan pidato mengenai outook ekonomi dan suku bunga.

“Pada saat ini semua orang tengah bersiap mencari petunjuk baru dari pertemuan Jackson Hole yang dihadiri oleh Bankir Bank Sentral”, ucap Mark To, Kepala Analis Hong Kong’s Wing Fung Financial Group.

Sumber: Marketwatch