PT.EQUITYWORLD FUTURES AUD/JPY turun ke level terendah 6-1/2 pekan di 87,17 di sesi Asia karena taruhan pada pengetatan suku bunga RBA yang tertundaa menekan Aussie dollar.Pasangan mata uang tersebut menyentuh level tertinggi Intraday di 87,46 sebelumnya hari ini sebelum turun di bawah 87,30 (Fib R 61,8% pada rally Agustus/Sep). Indeks Harga Produser Kuartal Ketiga Aussie (PPI) mereda ke 0,2 persen q/q dari angka sebelumnya 0,5 persen. Angka tahunan turun menjadi 1,6 persen dari 1,7 persen.

Data yang dirilis awal pekan ini menunjukkan harga konsumen Australia mengejutkan pada kuartal terakhir, sementara inflasi inti tetap di bawah target hampir setahun penuh. Sementara itu, indeks harga impor yang dirilis kemarin juga menunjuk pada dampak disinflasi dari Aussie yang kuat.Tekanan harga yang rendah telah memaksa investor untuk mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga RBA selama bulan-bulan yang akan datang.

Level Teknis AUD/JPY

Pasangan ini terakhir terlihat diperdagangkan di kisaran 87,20. Terobosan di bawah 87,00 (level psikologis) akan membuka jalan ke 86,67 (rendah 8 Sep) dan 86,56 (rendah 6 Sep). Pada sisi yang lebih tinggi, resistance di 87,30 (fib 61,8%) akan mengekspos 87,46 (tinggi sesi), di atasnya rintangan utama terlihat langsung pada 87,84 (5-DMA + 50-DMA).

Harga minyak naik pada hari Kamis, menghapus penurunan dari sehari sebelumnya untuk menetap kembali pada level tertingginya sejak pertengahan April lalu.Harga terus mendapatkan beberapa dorongan dari pembicaraan tentang potensi perpanjangan penurunan produksi oleh OPEC, meskipun data pada hari Rabu menunjukkan kenaikan pertama pada pasokan minyak mentah AS dalam lima minggu terakhir.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Desember naik 46 sen atau 0,9 %, untuk menetap di level $ 52,64 per barel di New York Mercantile Exchange “ yang merupakan level tertinggi sejak 17 April, menurut data FactSet. Harga turun sebanyak 0,6 % pada hari Rabu setelah menetap di level enam bulan tertingginya pada hari Selasa.

Harga emas turun pada hari Kamis untuk menandai settlement terendah sejak awal Agustus, tertekan oleh penguatan dolar AS, dengan Indeks ICE Dolar AS menyentuh level tertingginya dalam waktu sekitar tiga bulan.Indeks ICE Dolar AS naik hampir 0,9% ke 94,515 saat harga emas settled, level yang tidak terlihat sejak Juli lalu. Emas untuk pengiriman Desember turun $9,40 atau 0,7%, untuk menetap di $1,269.60 per ons, level terendah sejak 8 Agustus, menurut data FactSet.

Gold prices fell Wednesday, trading at their lowest in nearly three weeks, as the dollar advanced, Treasury yields remained elevated and stocks wavered, although still within striking distance of fresh records.Harga emas turun pada hari Rabu, diperdagangkan pada level terendah dalam hampir tiga pekan, seiring penguatan dolar menguat, imbal hasil Treasury tetap tinggi dan saham goyah, meski masih menuju rekor baru.

Pasar finansial, termasuk logam, terus diperdagangkan agak hati-hati di tengah ketidakpastian seputar kepemimpinan berikutnya untuk Federal Reserve AS serta pergeseran yang dapat memicu suku bunga yang lebih tinggi menuju 2018.Emas untuk pengiriman Desember merosot $ 4,60, atau 0,4% menjadi $ 1,273.70 per ons. Hasil akhir pada level ini akan menandai titik terendah sejak pekan pertama Oktober, menurut data FactSet. SPDR Gold Trust turun 0,3% premarket.

Perak untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 16,885 per ons, turun 8 sen atau 0,5%. IShares Silver Trust turun 0,6%.(yds)

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang