PT.EQUITYWORLD FUTURES Harga minyak berayun antara keuntungan dan kerugian kecil pada hari Senin, karena investor mengkaji data dari pekan lalu yang menunjukkan kenaikan kuat dalam jumlah rig AS serta laporan bulanan terbaru dari OPEC.Minyak mentah Brent patokan global naik 0,4% pada $ 77,39 per barel, sementara di New York Mercantile Exchange, Minyak berjangka West Texas Intermediate diperdagangkan naik 0,2% pada level $ 70,87 per barel.Laporan produktivitas pengeboran mingguan Informasi Administrasi AS akan dirilis pada hari Senin.

Dalam produk energi lainnya, bensin turun 0,1% pada $ 2,19 per galon, sementara gasoil, yang merupakan acuan untuk diesel, ditransaksikan pada $ 677 per metrik ton, turun 0,1% dari penyelesaian sebelumnya. Minyak menahan kerugian di bawah $ 71 seiring OPEC mengisyaratkan memiliki kapasitas cadangan yang cukup untuk mengurangi dampak apa pun terhadap pasar bahkan jika sanksi AS yang diperbarui terhadap Iran mengekang ekspor dari produsen terbesar ketiga kelompok tersebut.

Minyak telah memperpanjang reli bulan ini ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun karena keputusan Trump untuk meninggalkan perjanjian nuklir Iran memicu ketegangan di Timur Tengah yang kaya energi dan menyuarakan kekhawatiran atas gangguan pasokan. Investor kini menimbang sinyal dari OPEC dan sekutunya untuk melihat apakah mereka akan mengakhiri kesepakatan untuk memangkas produksi yang bertujuan mengurangi stock berlimpah, atau mencari perpanjangan untuk menaikkan harga lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan 24 sen lebih rendah pada $ 70,46 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 2:37 siang waktu Singapura. Harga turun 66 sen menjadi $ 70,70 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 24 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juli tergelincir 36 sen menjadi $ 76,76 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Kontrak tersebut turun 0,5 persen menjadi $ 77,12 pada hari Jumat. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada $ 6,34 premium hingga Juli WTI

Minyak tertahan di bawah $ 71 karena Uni Emirat Arab mengatakan OPEC memiliki kapasitas produksi cadangan yang cukup untuk mengurangi dampak apa pun terhadap pasar minyak mentah jika AS memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

Minyak memperpanjang reli pada bulan ini ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun karena keputusan Presiden Donald Trump untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran memicu ketegangan di Timur Tengah yang kaya energi dan menimbulkan kekhawatiran atas gangguan pasokan. Investor menimbang sinyal dari OPEC dan sekutunya untuk melihat apakah mereka akan mengakhiri kesepakatan untuk memangkas produksi atau mencari perpanjangan untuk menaikkan harga lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada $ 70,69 di New York Mercantile Exchange, turun 1 sen, pukul 9:08 pagi waktu Tokyo. Harga turun 66 sen menjadi $ 70,70 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 43 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juli turun 6 sen menjadi $ 77,06 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Kontrak tersebut turun 0,5 persen menjadi $ 77,12 pada hari Jumat. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada $ 6,44 premium hingga Juli WTI Minyak bersiap untuk gain mingguan kedua seiring ketegangan geopolitik di sekitar wilayah penghasil minyak mentah terbesar dunia memicu kekhawatiran atas pengetatan stok global.

Berjangka di New York diperdagangkan di atas level $ 71 per barel, dekat level tertinggi sejak November 2014, dan naik 2,2 persen minggu ini. Israel mengatakan mereka melakukan serangan terbesar dalam setidaknya tiga dasawarsa ke fasilitas militer Iran di dalam wilayah Suriah. Itu menambah ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dan memukul negara Teluk Persia dengan sanksi, yang dapat mengekang ekspor dari produsen terbesar ketiga OPEC tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 8 sen ke level $ 71,28 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:59 pagi waktu London. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 32 persen di bawah rata-rata 100-hari.Brent untuk pengiriman Juli turun 18 sen ke level $ 77,29 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Harga naik 3,3 persen minggu ini. Minyak mentah acuan global tersebut diperdagangkan pada $ 6,10 premium untuk WTI Juli

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang