PT. EQUITYWORLD FUTURES – Harga emas beranjak naik dari posisi terendah sembilan bulan yang disentuh pada pekan lalu seiring kinerja dolar AS yang melesu pada hari Senin.

Emas berjangka Jumat lalu turun ke level terendah sejak Februari. Logam kuning itu melemah seiring penguatan dolar dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak hanya akan mengumumkan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan Desember, tetapi juga bisa memberi sinyal kecepatan yang lebih cepat dari kenaikan suku bunga tahun depan. Sentimen tersebut menyeret turun harga logam kuning ini selama satu minggu berturut-turut.

Namun pada Senin pagi, emas berjangka untuk pengiriman Desember naik $ 6,50, atau 0,6%, ke level $ 1,215.60 per ouncedi Comex New York. Emas menetap di level $ 1,208.70 hari Jumat, ditutup sekitar 1,3% lebih rendah untuk minggu ini. Posisi tersebut  merupakan posisi penutupan terendah sejak pertengahan Februari, menurut data FactSet.

EQUITYWORLD FUTURES ICE AS Dollar Index turun 0,4% setelah naik pada hari Jumat untuk hari ke-10 beruntun untuk menyentuh level 101,54, yang merupakan level tertinggi sejak April 2003.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengurangi permintaan bagi aset nonyielding seperti emas sementara menguatnya dolar AS membuat emas dalam mata uang AS menjadi kurang menarik untuk pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.  Equity world Futures Emas sebagian besar telah merosot sejak Pilpres dan kemenangan mengejutkan Donald Trump dalam pilpres AS, yang setelah itu mengubah investor menjadi berhati-hati untuk berinvestasi pada aset berisiko.

Sumber: MarketWatch