PT. EQUITYWORLD FUTURES – Euro naik pada hari Jumat, secara singkat naik lebih dari dua sen AS terhadap dolar di perdagangan Asia, karena pelaku pasar menunggu rincian lebih lanjut dari kebijakan ekonomi Presiden terpilih Donald Trump.

Harapan untuk stimulus fiskal Trump dan pertumbuhan ekonomi yang kuat telah meningkatkan dolar terhadap mata uang lainnya seperti euro sejak awal November.

Hal ini belum terlihat, namun, dolar akan terus naik dalam beberapa bulan mendatang karena Trumps menjabarkan program ekonomi terbaru yang di mulai bulan depan.

EQUITYWORLD Euro berada di $ 1,0537 setelah sempat naik sampai setinggi $ 1,0700, menurut EBS. Euro berada di $ 1,0491 di akhir Kamis di New York. Euro telah kehilangan sekitar 3% dari nilai terhadap dolar tahun ini.

Pound Inggris berada di $ 1,2276, naik dari $ 1,2263, dan telah anjlok hampir 18% dalam tahun ini imbas dari hasil Brexit yang mengejutkan pada bulan Juni lalu.

Terhadap franc Swiss, dollar berada di $ 1,0197, turun dari $ 1,0232, naik sekitar 1,8% untuk tahun 2016. Sementara terhadap yen, dolar berada di 116,60 yen, dibandingkan dengan 116,55, dan turun sekitar 3% untuk 2016.

Para pejabat di bank sentral tersebut diperkirakan akan mengambil langkah lebih lanjut terhadap kebijakan longgar yang telah mereka jalankan selama ini. Sebagai informasi, bank-bank sentral dunia sedang dilanda tren kebijakan moneter longgar. Selain ECB dan BoJ, pagi tadi Bank Sentral New Zealand (RBNZ) memutuskan untuk memotong tingkat suku bunganya sebanyak 10 basis poin menjadi 2.25 persen.

ECB diperkirakan akan memotong suku bunga depositnya lagi sebanyak 10 basis poin menjadi minus 0.40 persen serta akan mengumumkan tambahan pembelian aset, Equityworld sebelas-dua belas dengan apa yang dilakukan oleh Bank Sentral Jepang (BoJ) untuk mendorong tingkat inflasi, demikian hasil polling yang dilakukan oleh Reuters yang diterbitkan pada hari Senin lalu.

Sumber: MarketWatch