PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak bergerak naik di tengah perkiraan bahwa stok minyak mentah AS menurun, menambah tanda-tanda bahwa pengetatan pasar minyak mentah global seiring OPEC menerapkan kesepakatan untuk memangkas produksi.

Kontrak naik sebanyak 1,2 persen di New York setelah jatuh 2,6 persen pada hari Selasa. Persediaan AS kemungkinan menurun 2,25 juta barel pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Energy Information Administration hari Kamis.

PT. EQUITYWORLD Libya, dibebaskan dari kesepakatan OPEC untuk memangkas pasokannya, yang meningkatkan output dari ladang minyak terbesar setelah dua tahun mengalami konflik internal.

Harga minyak tahun lalu ditutup raih gain tahunan terbesar sejak 2009 terkait Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan 11 negara dari luar kelompok tersebut menyetujui rencana untuk mengurangi produksinya. Sementara anggota OPEC, Kuwait telah memangkas produksi dan non-anggota Oman mengatakan akan membatasi pasokan pada bulan ini, kenaikan produksi di Libya berpotensi meredakan dampak kelebihan pasokan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik sebanyak 63 sen ke level $ 52,96 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 52,72 pada pukul 12:37 siang waktu London. Total volume yang diperdagangkan sejalan dengan 100-hari rata-rata. Kontrak merosot $ 1,39 menjadi ditutup pada level $ 52,33 pada hari Selasa, merupakan penurunan terbesar sejak 14 Desember. Harga minyak WTI melonjak 45 persen pada tahun lalu.

Brent untuk pengiriman Maret menguat sebanyak 69 sen atau 1,2 persen, ke level $ 56,16 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak menurun $ 1,35 ke level $ 55,47 per barel pada hari Selasa. PT. Equityworld  Harga minyak Brent naik 52 persen pada tahun 2016, kenaikan pertama dalam empat tahun terakhir. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium dari $ 2,20 untuk WTI sampai Maret.

Sumber : Bloomberg