PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas berjangka mencatat gain dalam perdagangan elektronik pada Rabu setelah menetap di lebih dari tiga pekan tertinggi.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve AS Desember mengungkapkan bahwa para pejabat dari bank sentral melihat kemungkinan bahwa mereka mungkin harus menaikkan suku bunga lebih cepat “bertahap”.

PT. EQUITYWORLD Suku bunga yang lebih tinggi dapat menjadi negatif untuk emas, yang cenderung diuntungkan dari kebijakan moneter yang lebih longgar, namun dolar AS melanjutkan penurunan pasca risalah, menawarkan emas berdenominasi dolar dukungan. Emas Februari berada di level $ 1,165.90 per ons di perdagangan elektronik. Itu telah menetap di level $ 1,165.30 per ons, naik $ 3,30, atau 0,3%, untuk sesi hari ini.

Harga emas saat ini terpantau mengalami koreksi pasca mengalami bullish. Penurunan pergerakan harga emas disebabkan oleh adanya sebuah tekanan dari sisi melonjaknya mayoritas bursa saham global pada perdagangan hari Kamis kemarin pasca pernyataan Gubernur Fed, Ben Bernanke yang menyatakan bahwa ekonomi AS masih akan bergerak naik sampai dengan akhir tahun ini.

Sedangkan dari sisi nilai tukar dollar terhadap euro dan pounds tercatat mengalami rebound. Pounds saat ini berada di posisi 1,6077 per dollar AS, sedangkan euro saat ini berada di posisi 1,3544 per dollar AS.

Emas spot saat ini mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 1363,6 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1324 dollar per troy ons dan level resistant 1413 dollar per troy ons.

Kondisi mixed terjadi pada komoditi logam mulia lainnya seperti pada perak yang naik 1,82% menjadi 21,93 dollar per troy ons, platinum naik 3,17% menjadi 1470 dollar per troy ons dan palladium melemah 0,43% menjadi 698,45 dollar per troy ons.

Dari sisi teknikal, harga emas masih memiliki peluang untuk naik kembali. PT. Equityworld  Pasca naik, mayoritas indikator teknikal berada pada posisi bullish. Misalnya terjadi pada RSI yang berada di kisaran 60 dan juga bollinger bands yang meningkat tajam keatas. Hari Kamis kemarin pasar logam mulia akan menantikan perkembangan ekonomi AS melalui rilisnya data manufaktur dan properti.

Sumber: Bloomberg