PT.EQUITYWORLD FUTURES Dolar jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat, dengan imbal hasil Treasury tergelincir dan investor tetap skeptis terhadap upaya Partai Republik AS untuk meloloskan RUU pajak setelah tahun pertama yang ˜mandul™ untuk pemerintahan Trump di Kongres.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,31 persen ke level 93,645. Untuk minggu ini, indeks turun 0,8 persen.Euro naik 0,23 persen ke level $ 1,1796. Greenback turun 0,82 persen terhadap yen Jepang.Yield Treasury AS beringsut lebih rendah pada hari Jumat, sejalan dengan penurunan di Wall Street seiring investor mempertimbangkan nasib daru rencana pemotongan pajak Partai Republik.

Dolar juga tertekan oleh sebuah laporan pada hari Kamis yang mengatakan penyidik Penasihat Khusus Robert Mueller menyelidiki kemungkinan campur tangan Rusia dalam pemilu AS tahun lalu.Harga minyak menguat pada hari Jumat, membukukan kenaikan hampir 3%, namun mereka masih bertahan sekitar 0,3% lebih rendah untuk minggu ini untuk mencatatkan penurunan mingguan pertama mereka dalam enam pekan terakhir.

Minyak mentah West Texas Intermediate Desember melompat sebesar $ 1,41, atau 2,6%, untuk menetap di level $ 56,55 per barel di New York Mercantile Exchange.Pasar telah menemukan dukungan dari ekspektasi bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak akan memperpanjang pakta produksi ketika mereka bertemu pada 30 November nanti, namun kekhawatiran berlanjut pada pertumbuhan produksi di AS.

Harga emas menguat pada Jumat ke level tertinggi dalam lebih dari satu bulan, melonjak hampir 1,8% dalam sepekan, seiring perkembangan terakhir dari penyelidikan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS mendorong dolar AS bergerak lebih rendah.Emas Desember melonjak $ 18,30, atau 1,4%, untuk menetap di level $ 1,296.50 per ounce. Emas berjangka, yang merasakan kenaikan persentase sesi tunggal terbesar sejak Mei, mencatatkan kenaikan mingguan hampir 1,8%, untuk kali kedua berturut-turut. SPDR Gold Trust yang diperdagangkan di bursa naik 1,2%, bersiap untuk kenaikan mingguan sebesar 1,5%.

Emas menguat seiring ICE U.S. Dollar Index turun 0,3% menjadi 93,675 pada perdagangan Jumat. Indeks tersebut bersiap untuk untuk penurunan mingguan sebesar 0,8%. Tekanan baru-baru ini untuk dolar dikaitkan dengan sebuah laporan di The Wall Street Journal hari Kamis yang mengatakan bahwa tim penasihat khusus Robert Mueller telah mengeluarkan sebuah surat perintah pengadilan kepada Presiden Donald Trump pada pertengahan Oktober. Mueller sedang menyelidiki apakah rekan-rekan Trump berkolusi dengan Rusia dalam pemilihan presiden AS.

Harga emas mencoba untuk raih keuntungan back-to-back pada hari Jumat, sejauh ini cukup untuk mendorong kenaikan mingguan yang tipis karena dolar bergerak lebih rendah terkait perkembangan terakhir untuk penyelidikan pemilihan umum terhadap campur tangan Rusia.

Emas untuk pengiriman bulan Desember naik $ 5,10 atau 0,4 % ke level $ 1,283.20 per ons setelah dibatasi pada kisaran yang ketat. Emas berjangka berada di jalur untuk kenaikan mingguan tipis sebesar 0,3 %, pada level ini. SPDR Gold Trust yang diperdagangkan dengan bursa menguat 0,4 % premarket.

Emas menguat saat Indeks ICE Dollar AS turun 0,2 % ke level 93.6790. Tekanan dolar terkini mengikuti laporan di The Wall Street Journal pada hari Kamis bahwa tim penasihat khusus Robert Mueller telah mengeluarkan sebuah surat perintah pengadilan kepada Presiden Donald Trump pada pertengahan Oktober lalu.

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang