PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas berjangka ditutup di atas level $ 1.300 per ounce pada hari Rabu seiring pelemahan dalam dolar AS dan ekuitas serta ketidakpastian seputar hasil pemilihan presiden AS pekan depan membuat harga melambung ke level tertinggi dalam sebulan.

Namun, harga logam kuning ini menjadi sedikit lebih rendah di perdagangan elektronik, setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengatakan kasus untuk peningkatan suku bunga “terus menguat.”

Emas Desember naik $ 20,20, atau 1,6%, untuk menetap di level $ 1,308.20 per ounce untuk sesi penutupan hari rabu. Dalam perdagangan elektronik setelah keputusan Fed, harga berada di level $ 1,307.40.

The Fed meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah, mengatakan bahwa mereka menunggu “beberapa bukti lebih lanjut” sebelum membuat pergerakan. Suara dewan pembuatan kebijakan bank sentral terbagi, dengan perbandingan 8:2 yang memberikan suara untuk mempertahankan suku bunga The Fed pada kisaran 0,25% sampai 0,5%.

EQUITYWORLD FUTURES Presiden Fed di Cleveland dan Kansas City berbeda pendapat untuk hal ini, mengatakan mereka lebih suka adanya kenaikan kecil suku bunga.

Harga kontrak emas dunia di Asia masih bertahan di atas level US$ 1.300 per troy ounce. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat turun sebesar 0,5% menjadi US$ 1.309,47 per troy ounce. Pada pukul 14.15 waktu Singapura, kontrak yang sama diperdagangkan di level US$ 1.312,28 per troy ounce.

Kemarin, harga emas mencetak kenaikan sebesar 2,2%, rebound dari posisi terendahnya dalam delapan pekan terakhir di level YS$ 1.277,15 per troy ounce.

Salah satu faktor utama yang mengerek harga si kuning adalah penutupan (shutdown) pemerintah AS serta outlook rencana bank sentral AS mengenai pemangkasan stimulus atau tapering.

“Pelaku pasar memprediksi penutupan sementara pemerintahan AS hanya akan berdampak kecil terhadap perekonomian dan tidak mengubah jadwal rencana the Fed dalam melakukan tapering. Jika perdebatan anggaran AS berlangsung hingga pekan depan, hal ini bisa berdampak negatif bagi perekonomian. Equity world Futures Tingginya permintaan safe haven akan mengerek harga emas,” jelas Mark To, head of research Wing Fung Financial Group yang berbasis di Hong Kong.

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember turun 0,7% menjadi US$ 1.311,30 per troy ounce di Comex, New York setelah kemarin mencatat kenaikan sebesar 2,7%.

Sumber: MarketWatch