PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas sedikit berubah setelah menyentuh level tertingginya dalam hampir satu bulan pada hari Selasa, karena melambatnya inflasi kawasan euro dan investor mempertimbangkan komentar mengenai suku bunga dari Gubernur The Fed Lael Brainard sebelum nonfarm payrolls AS pada hari Jumat nanti.

Bullion untuk pengiriman cepat menguat 0,05% ke $ 1,263.736 per ons pada pukul 10.30 pagi di London, membukukan kenaikan empat bulannya menurut Bloomberg generic pricing. Pada logam mulia lainnya, perak turun 0,5% ke $ 17.3160 per ons, Platinum naik 0,3% ke $ 941,82 per ons dan Palladium datar di $ 807.35 per ons.

EQUITYWORLD FUTURES Investor memutuskan kembali membeli emas batangan sebagai alternatif menjaga aset berisiko tinggi seperti saham. Retret 0,1 persen dalam indeks dolar mendukung harga emas meski bergerak perlahan,seiring para pedagang di Amerika Serikat, London dan Cina yang sedang libur nasional.

“Potensi kenaikan harga terbatas sekarang, tapi dengan berita dari pertemuan G7 dan dolar yang lebih lemah, harga emas sudah naik,” ujar Analis BBLR Thorsten Proettel Said.

Kanselir Jerman Angela Merkel pada pertemuan KTT G7, mengatakan jika Eropa tidak bisa lagi mengandalkan sepenuhnya pada sekutunya. Di bawah tekanan dari G7, Trump menyatakan mendukung perjanjian untuk melawan proteksionisme tetapi menolak mendukung langkah global tentang perubahan iklim, dengan mengatakan jika dirinya perlu lebih banyak waktu untuk memilih.

Di sisi lain, pasar sedang menunggu rencana pertemuan komite Federal Reserve pada bulan depan yang bisa menjadi petunjuk rencana kenaikan suku bunga AS. Memang, emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS.

Sementara untuk harga logam mulia lainnya, Equityworld Futures perak tercatat naik 0,2 persen menjadi US$ 17,38 per ounce, setelah menyentuh posisi tertinggi satu bulan di US$ 17,41.

Sumber: Bloomberg