PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas menurun untuk hari ketiga karena dolar mempertahankan keuntungan setelah pidato Presiden Donald Trump kepada Kongres, dan investor menimbang prospek kenaikan suku bunga AS bulan depan.

Bullion untuk pengiriman segera turun 0.3% menjadi $ 1,245.01 per ons pada pukul 11:18 siang di Singapura, menurut Bloomberg.

Harga menuju penurunan harian terburuk di lebih dari sebulan setelah kenaikan 3,1% pada bulan Februari dan 5,5% di bulan Januari.

PT. EQUITYWORLDPermintaan safe haven yang terlihat pada awal minggu ini dan selama bagian dari minggu lalu telah dieliminasi, karena ekuitas AS melonjak pada Rabu 1 Maret setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan memotong pajak perusahaan dan pribadi untuk warga Amerika.

Ini mendorong ekuitas AS naik tajam. Indeks Dow Jones Industrial Average AS naik 337,90 poin atau 1,62 persen pada pukul 19.05 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya naik.

Emas diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut karena indeks dolar AS naik 0,34 persen pada pukul 19.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Pidato Presiden Trump telah secara dramatis berdampak terhadap ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada pertemuanKomite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya. Investor sekarang percaya the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan FOMC Maret

Menurut alat Fedwatch CME Group, PT. Equityworld probabilitas tersirat saat ini untuk menaikan suku bunga mencapai 66 persen pada pertemuan Maret dan 72 persen untuk pertemuan Mei.

Perak untuk pengiriman Mei naik dua sen atau 0,11 persen menjadi ditutup pada USD18,489 per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun USD12,1 atau 1,17 persen menjadi ditutup pada USD1.018,90 per ounce.

Sumber: Bloomberg