PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas jatuh ke terendah tiga bulan dan menembus pergerakan kritis rata-rata 200-hari pasca klaim pengangguran di AS turun ke level terendah kedua sejak 1973, sehingga mendorong untuk kenaikan suku bunga.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember tergelincir 1,1% menjadi $ 1,254.70 per ons pada 10:37 pagi di Comex di New York. Harga anjlok di bawah 200-hari rata-rata bergerak dari $ 1,256.42, level dilihat oleh beberapa pedagang yang mempelajari grafik ditengah sinyal bahwa harga akan jatuh lebih jauh. Pada hari Selasa, harga merosot tajam dalam hampir tiga tahun setelah harga jatuh di bawah moving average 100 hari sehari sebelumnya.

EQUITYWORLD FUTURES Harga emas dunia tercatat turun 1 persen ke level terendah dalam tiga bulan pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Dilansir dari Reuters, Sabtu (28/5/2016), pelemahan merespons pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed Janet Yellen soal peluang kenaikan suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan jika ekonomi AS terus membaik.

Ilustrasi Harga Emas Turun (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Pernyataan Yellen ini memperkuat nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainnya.  Equity world Futures Penguatan dolar AS menekan permintaan emas karena harga logam mulia tersebut menjadi terasa mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya sehingga menekan harga.

Harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi US$ 1.208,90 per ounce, menyentuh level terendah sejak 22 Februari. Harga emas tercatat turun 3,5 persen, penurunan terbesar sejak awal November.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 0,5 persen menjadi US$ 1.213,80 per ounce.

Kenaikan suku bunga AS akan membuat emas tidak menarik bagi investor dan akan beralih ke instrumen yang lebih menguntungkan.

Harga perak menyentuh level terendah dalam hampir enam minggu dengan turun 0,8 persen menjadi US$ 16,18 per ounce.

Platinum turun 1,6 persen menjadi US$ 972,24 per ounce, setelah sempat menyentuh level terlemah dalam lebih dari lima minggu di US$ 970 per ounce. Sedangkan palladium turun 1,2 persen menjadi US$ 534,05 per ounce.

Sumber: Bloomberg