PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak diperdagangkan di bawah $ 50 per barel setelah investor pesimis terhadap kesepakatan OPEC yang akan melakukan perpanjangan pengurangan produksi.

Kontrak turun 0,3 persen di New York. Harga minyak ditutup 1,1 persen lebih rendah pada pekan lalu setelah OPEC menyetujui untuk memperpanjang pembatasan output minyak mentah sampai kuartal pertama 2018. Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan bahwa strategi pemangkasan minyak sedang berjalan dan bahwa cadangan global akan turun lebih cepat pada kuartal ketiga.

PT. EQUITYWORLD Penjelajah minyak di AS menambahkan dua rig dari minggu lalu ke level 722, level tertinggi sejak April 2015, Baker Hughes Inc. mengatakan pada hari Jumat.

Harga minyak di New York bergerak menurun menuju $ 45 menjelang pertemuan di Wina karena Arab Saudi dan Rusia mengumpulkan dukungan untuk kesepakatan tersebut. Sementara itu, persediaan minyak di AS merosot untuk tujuh minggu berturut-turut, meski masih berada di atas rata-rata lima tahun dan produksi naik ke level tertinggi sejak Agustus 2015. Volume perdagangan relatif rendah seiring hari libur di AS dan Inggris Raya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli diperdagangkan pada level $ 49,67 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 13 sen, pada pukul 3.45 siang waktu Dubai. Total volume yang diperdagangkan sekitar 50 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga minyak menguat 90 sen menjadi ditutup pada level $ 49,80 pada hari Jumat.

Brent untuk pengiriman Juli turun 11 sen ke level $ 52,04 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut meningkat 69 sen atau 1,3 persen, ke level US $ 52,15 pada hari Jumat. PT Equityworld Minyak mentah acuan global diperdagangkan di apremium sebesar $ 2,36 untuk minyak WTI.

Sumber : Bloomberg