PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak mempertahankan keuntungan, mendekati $ 50 per barel di New York, setelah data pemerintah menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS turun pekan lalu.

Stok minyak mentah turun 2,98 juta barel pekan lalu, menurut Energy Information Administration. Angka tersebut kontras dengan peningkatan sebesar 1,5 juta barel yang diperkirakan oleh analis yang disurvei oleh Bloomberg dan penurunan sebesar 7,6 juta barel Selasa kemarin oleh industri yang didanai American Petroleum Institute.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik US $ 1,10, atau 2,3 persen, ke $ 49,79 per barel pada 10:38 pagi di New York Mercantile Exchange. Brent untuk pengiriman Desember naik US $ 1,12 ke $ 51,71 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

EQUITYWORLD FUTURES Minyak melanjutkan kenaikannya hari ini menyusul laporan yang menunjukkan penurunan cadangan dan pertanda produksi sedang melambat setelah naik tajam beberapa tahun terakhir.

Oil-FieldLaporan dari American Petroleum Institute (API) semalam menunjukkan penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan. Cadangan minyak AS berkurang 6,7 juta barel menjadi 473,1 juta barel minggu lalu, di atas prediksi 1,72 juta barel. Laporan ini datang menyusul prediksi dari pemerintah AS yang menyebutkan produksi minyak akan turun lebih tajam dan lama dari yang diperkirakan.

Energy Information Administration (EIA) semalam merevisi proyeksi produksi minyak AS, kini memperkirakan penurunan sebesar 160.000 barel perhari dari output tahun depan. Equity world Futures Lembaga di bawah naungan Departemen Energi AS itu menaikkan proyeksi permintaan sebesar 20000 barel per hari menjadi 1,25 juta barel per hari, menambah sentimen bullish. EIA nanti malam akan mengumumkan data cadangan versinya.

Minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Juli naik $1,48 ke $61,45 per barel setelah reli lebih dari $2 kemarin. Momentum bullish bertahan selama harga bergerak di atas $59,50, dan bila mampu ditutup di atas $61,70 target selanjutnya adalah $62,50.

Sumber: Bloomberg