PT.EQUITYWORLD FUTURES Minyak memperpanjang reli di atas $58 per barel karena gangguan pasokan pada pipa Keystone menambah optimisme bahwa berlimpahnya pasokan AS mereda dan OPEC akan memperpanjang pemangkasan produksi.

Minyak berjangka menguat 0,7 persen di New York ke level tertinggi dua tahun. TransCanada Corp. dikatakan telah mengurangi 85 persen pengiriman bulan November dari Keystone karena tumpahan minyak pada minggu lalu di South Dakota. Penutupan jalur tersebut berarti bahwa antara 550.000 dan 600.000 barel minyak mentah dalam satu hari tidak menuju ke pusat distribusi Cushing, Oklahoma, kata Michael Loewen, ahli strategi komoditas dari Scotiabank.

Minyak ditutup di atas $58 per barel di New York untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2015 pada hari Rabu di tengah tanda-tanda bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya mungkin setuju untuk memperpanjang pemangkasan ketika mereka bertemu pada 30 November. Kelompok tersebut kemungkinan akan setuju untuk memperpanjang pemotongan produksi selama sembilan bulan sampai akhir tahun depan, menurut survei analis dan pedagang Bloomberg. Menteri dari enam negara OPEC dan Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengadakan perundingan yang sama di Bolivia seminggu sebelum pertemuan mereka di Wina.

Minyak mentah WTI berjangka untuk pengiriman Januari naik 54 sen atau 0,9 persen menjadi $58,56 per barel pada pukul 12:59 siang di New York, saat perdagangan dihentikan, setelah menyentuh level $58,58, tertinggi sejak Juli 2015. Tidak akan ada settlement pada hari Kamis karena liburan Thanksgiving di AS, dan semua transaksi akan dibukukan pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 69 persen di bawah rata-rata 100 hari.Minyak mentah Brent naik 23 sen menjadi 63,55 dolar per barel. Indeks acuan global diperdagangkan lebih besar $4,99 dari WTI.

Persediaan minyak mentah AS turun sebesar 1,86 juta barel menjadi sekitar 457,1 juta pada pekan yang berakhir tanggal 17 November, menurut EIA. Stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI dan pusat penyimpanan minyak terbesar, turun 1,83 juta barel, terbesar sejak bulan Juli lalu. Sementara itu, produksi Amerika melonjak untuk minggu kelima menjadi 9,66 juta barel per hari.Sterling turun dari level tertinggi enam minggu pada hari Kamis, dengan para pedagang sebagian besar mengalihkan focus dari perkiraan pertumbuhan ekonomi Inggris yang diumumkan dalam pernyataan anggaran hari sebelumnya kembali ke negosiasi Brexit.

Perdana Menteri Theresa May akan mengunjungi Brussels pada hari Jumat, di mana negosiator Uni Eropa berharap dia akan menanggung risiko reaksi balik domestik dengan menambahkan syarat perpisahan Inggris guna mendapatkan kesepakatan pada bulan Desember.Laporan media lokal selama seminggu terakhir menunjukkan bahwa May telah mendapat dukungan dari kalangan garis keras pro-Brexit di kabinetnya untuk meningkatkan tawaran tersebut, yang mana telah memberi dorongan baru untuk pound dalam beberapa hari ini.

Pound telah menyentuh level setinggi $ 1,3337 di perdagangan Asia pada hari Kamis, level terkuat sejak 13 Oktober, menyusul berlanjutnya penurunan dolar setelah laporan dari pertemuan Federal Reserve AS membuat dolar menjalani hari terburuknya sejak Juni.Sterling turun kembali dan diperdagangkan di level $ 1,3304 pada pukul 16:20 GMT, turun 0,2 persen pada hari ini tapi setengah persen naik dibandingkan dengan sebelum pernyataan anggaran Inggris.

Terhadap euro yang lebih kuat, sterling turun sepertiga persen ke level 89,02 penceOil held near a two-year high as U.S. crude inventories dropped, adding to optimism OPEC™s output curbs are working as the group prepares to meet and discuss extending its reductions beyond March.Futures were little changed in New York after gaining 3.4 percent over the previous two sessions. Crude stockpiles fell by 1.86 million barrels last week, the Energy Information Administration said Wednesday. Ministers from six OPEC countries and Russian Energy Minister Alexander Novak are holding informal talks in Bolivia a week before a group meeting in Vienna.

Minyak berada di dekat level tertingginya dua tahun saat persediaan minyak mentah AS turun, menambah optimisme bahwa hambatan produksi OPEC bekerja saat kelompok tersebut bersiap untuk bertemu dan mendiskusikan kelanjutan pengurangannya melampaui bulan Maret.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah menguat 3,4 persen selama dua sesi sebelumnya. Stok minyak mentah turun 1,86 juta barel pekan lalu, EIA mengatakan pada hari Rabu. Menteri dari enam negara OPEC dan Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengadakan perundingan informal di Bolivia seminggu sebelum pertemuan kelompok tersebut di Wina.West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari berada di $ 57,94 per barel di New York Mercantile Exchange pukul 10.:46 pagi di London, turun 8 sen. Kontrak tersebut menambahkan $ 1,19 menjadi $ 58,02 pada hari Rabu. Tidak akan ada penutupan pada hari Kamis karena libur Thanksgiving di AS dan semua transaksi akan dilakukan pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 41 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Brent untuk pengiriman Januari turun 24 sen atau 0,4 persen menjadi $ 63,08 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga berakhir $ 63,32 pada hari Rabu, naik 75 sen. Minyak mentah acuan global berada pada premi sebesar $ 5,14 untuk WTI

Sumber Marketwatch, edit by PT Equityworld Futures Semarang