PT. EQUITYWORLD FUTURES – Pound jatuh ke level terendahnya dalam lebih dari dua bulan terakhir seiring peningkatan yang lebih besar dari perkiraan dalam output industri gagal untuk meredakan para investor terhadap kekhawatiran Brexit.

Sterling turun sebanyak 0,7 persen ke level $ 1,2097 sebelum diperdagangkan 0,4 persen lebih rendah di level $ 1,2130 pada pukul 11:50 siang waktu London, setelah data resmi menunjukkan produksi industri meningkat 2,1 persen di bulan November dibandingkan bulan sebelumnya, lebih dari dua kali lipat prediksi rata-rata ekonom dalam survei Bloomberg.

EQUITYWORLD FUTURES Manufaktur juga naik melebihi dari yang diharapkan.

Penurunan 1,7 persen pada mata uang pound terhadap dolar pada tahun ini telah dikalahkan oleh peso Meksiko dan lira Turki di antara mata uang utama lainnya di tengah ketidakpastian atas strategi U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa.

Perdana Menteri U.K Theresa May, pada Minggu lalu menandai kontrol mendapatkan kembali imigrasi karena prioritas di atas mempertahankan akses ke zona perdagangan bebas blok tersebut, dijadwalkan akan berpidato di House of Commons pada hari Rabu.

“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi,” kata PM Minister David Cameron kepada harian Financial Times dalam serangkaian wawancara tahap akhir menjelang Kamis. Ia menambahkan, “Saya pikir Inggris tidak akan mau melewati fase seperti ini lagi.” Cameron mempropagandakan keanggotaan Inggris dalam UE, dan menurut jajak pendapat terakhir, kubu itu menang tipis, 51%.

Sementara itu di sosial media menyebar berita skeptisnya Ratu Inggris, Equityworld Futures Elisabeth II tentang keanggotaan Inggris Raya dalam UE. Dalam sebuah acara makan malam bersama ia mengajukan pertanyaan: “Berikan kepada saya tiga alasan mengapa Inggris Raya harus tetap jadi anggota Uni Eropa.”

Sumber : Bloomberg