Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan sebanyak 5 persen lahan reklamasi di pantai utara Jakarta akan dijadikan lahan pertanian. Karena itu, Ahok mengimbau agar lahan reklamasi milik pengembang swasta tidak hanya dijadikan lahan komersil.

“5 Persen itu sudah hak kami (Pemprov DKI). Mau dijadikan apa. Itu urusan kami. Bisa saja dijadikan sebagai lahan pertanian,” ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (15/9).

Menurut Ahok, rencana tersebut diadopsi dari negara Korea Selatan. Lahan reklamasi di Korea juga dijadikan lahan untuk pertanian, tidak hanya lahan komersil dan properti.

“Sama dengan Korsel saya sudah lihat malah di Korsel sudah dibuat untuk pertanian. Detailnya akan kami pelajari lagi,” kata Ahok.

Mantan bupati Belitung Timur ini menambahkan semua lahan reklamasi nantinya tidak hanya untuk komersil dan properti, tetapi juga untuk pertanian. Sebab pada tahun 2045, 30 persen masyarakat dunia akan kelaparan karena tidak adanya lahan untuk pertanian.

“Jadi reklamasi tidak semuanya tidak harus untuk perumahan, tapi untuk pertanian. Jadi menurut penelitian katanya kalau tidak ada reklamasi pada 2045, 30 persen masyarakat dunia akan kelaparan makanya Korsel sudah memikirkan reklamasi untuk agro (pertanian),” ujarnya.