EQUITYWORLD FUTURES – Nama Vivo memang belum terlalu tenar di industri smartphone Indonesia. Perusahaan asal China ini memang lebih dikenal sebagai produsen perangkat audio.

Namun, siapa sangka Vivo ternyata sudah merilis berbagai seri smartphone di Tanah Air. Salah satunya adalah Vivo X5Pro.

Hadir dengan tagline “Hi-Fi & Smart“, smartphone tersebut menawarkan satu hal yang tidak dimiliki merek lain. Ia dilengkapi dengan chip audio mandiri yang diklaim mampu menghadirkan detail-detail suara lebih baik.

Tampaknya, Vivo memang ingin menunjukkan keahlian audionya melalui perangkat yang satu ini. Untuk mengetahui lebih detail soal Vivo X5Pro, berikut ini ulasan selengkapnya.

Desain Vivo X5Pro

Harus diakui, Vivo X5Pro punya desain fisik yang tangguh. Saat digenggam, ia terasa sangat kokoh. Dapat dikatakan, cukup nyaman memegang perangkat tersebut.

Vivo X5Pro memiliki bentuk yang sangat mirip dengan iPhone 6. Kemiripan tersebut terlihat di bagian sudut-sudutnya yang membulat, layar 2.5D yang bagian tepinya sedikit melengkung, letak speaker yang ada di bagian bawah, dan warna putih susu di bagian depan. Semuanya merujuk pada ponsel buatan Apple tersebut.

Meskipun begitu, Vivo X5Pro berhasil tampil dengan dimensi yang sedikit lebih langsing ketimbang iPhone 6, bahkan Galaxy S6. Perangkat tersebut memiliki ketebalan hanya 6.4 mm. Sementara itu, iPhone 6 memiliki ketebalan 6,9 mm dan Samsung Galaxy S6 memiliki ketebalan 6,8 mm.

Untuk urusan layar, Vivo membekali X5Pro dengan layar Super Amoled berbentang 5 inci. Layar ini mendukung resolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel dan dilindungi dengan kaca Gorilla 2.5D dari Corning. Tingkat kerapatannya cukup tajam, yakni mencapai 424 piksel per inci.

Berkat kombinasi jenis layar dan dukungan resolusi, Vivo X5Pro berhasil menyuguhkan warna yang jernih dan jelas, tanpa ada saturasi yang berlebihan. Baik untuk bermain game atau menonton film, warna yang dihasilkan sudah cukup memanjakan mata.

Kemudian, di bagian bawah layar, ditemukan tiga tombol kapasitif. Jika menekan tombol kiri, layar akan menampilkan menu Setting dari aplikasi yang sedang dijalankan. Tombol di bagian tengah berfungsi untuk membawa pengguna ke bagian Home dan tombol kanan adalah berfungsi sebagai Back atau kembali.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Vivo X5Pro tampak kanan

Ada dua tombol fisik di smartphone Vivo ini, yaitu volume dan on/off yang diletakkan di tepi kanan. Masih di sisi kanan, pengguna akan menemukan slot kartu SIM dan MicroSD.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Vivo X5Pro dilengkapi dengan dukungan dual kartu SIM

Anda bisa menggunakan dua kartu SIM di ponsel ini. Namun, pengguna bisa juga mengganti salah satu kartu SIM dengan kartu memori tambahan. Jika ingin melengkapinya dengan kartu memori tambahan, Anda harus mengorbankan slot kartu SIM kedua. Slot tersebut bisa diisi dengan kartu memori hingga 128 GB.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Vivo X5 Pro tampak belakang

Beralih ke bagian belakang, mulai dari atas ke bawah, pengguna bisa menemukan kamera 13 megapiksel yang berdampingan dengan lampu flash LED. Kemudian ada logo Vivo tepat di bagian tengah dan tulisan “vivo X5Pro Designed by vivo. vivo Mobile Communication Co., Ltd,” di bagian bawahnya. Sekali lagi, mirip dengan produk buatan Apple.

Cangkang bagian belakangnya terlihat kokoh dengan material kaca. Bahan ini, menariknya, tidak begitu licin ketika digenggam. Namun, Anda harus tetap berhati-hati agar perangkat tersebut tidak terjatuh saat dipegang.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Vivo X5Pro

Di bagian bawah, akan ditemukan speaker di bagian kanan dan kiri, mengapit slot micro USB. Peletakkan speaker di bagian itu terasa pas, ia tidak akan tertutupi tangan. Suara yang dihasilkan speaker juga cukup baik dan kencang.

Chip audio mandiri

Vivo, sebelum tenar sebagai vendor smartphone, sudah besar di dunia audio. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila mereka ingin membekali X5Pro dengan kemampuan audio tersebut.

Untuk mewujudkannya, Vivo melengkapi X5Pro dengan sebuah chip audio mandiri bernama AKMDAC AK4357. Ia dikatakan mampu menghadirkan detail-detail suara dengan lebih baik dalam sebuah musik.

Hal tersebut pun bukan merupakan sebuah klaim belaka. Saat Nextren mencobanya, smartphone tersebut benar-benar mampu mengeluarkan suara yang mendetail.

Sekadar catatan, pengujian dilakukan menggunakan earphone merek tertentu, tidak menggunakan speaker smartphone.

Sebagai perbandingan, digunakan sebuah file musik yang sama pada dua perangkat smartphone yang berbeda. Dari perbandingan tersebut, diketahui Vivo X5Pro bisa menghasilkan suara lebih baik. Bass terasa lebih “nendang” dan alat musik terdengar lebih detail.

Menariknya, Vivo menyediakan pilihan preset atau equaliser earphone/headphone untuk merek-merek tertentu. Merek yang didukung itu sayangnya masih belum terlalu banya. Akan tetapi, pengguna diberikan kebebasan untuk mengatur equaliser sendiri, sesuai dengan selera masing-masing.

Spesifikasi dan kinerja

Vivo X5Pro berjalan di sistem operasi Android 5.0.2 Lollipop dengan tampilan antarmuka hasil pengembangan sendiri yang dinamakan Funtouch OS.

Ada sedikit kekurangan di Functouch OS ini. Saat menginstal satu aplikasi, sistem langsung membuat dua buah shortcut dalam satu layar. Semoga saja, masalah ini diselesaikan dalam update terbaru.

Deliusno/Kompas.com Shortcut tercipta dua

Ia ditenagai dengan SoC kelas menengah dari Qualcomm, Snapdragon 615, yang terdiri dari CPU Cortex-A53 1,5 GHz quad-core dan Cortex-A53 1,1 GHz quad-core. CPU tersebut dikombinasikan dengan GPU Adreno 405 dan RAM 2 GB.

Dengan dukungan hardware seperti itu, kinerja ponsel ini sama sekali tidak mengecewakan saat diajak bekerja atau bermain game. Untuk multitasking, seperti membuka web lalu copy-paste dan mengetik di aplikasi catatan Evernote bisa dilakukan dengan lancar.

Begitu pula sosial media Path, Instagram, Twitter, Facebook, atau Periscope. Rata-rata aplikasi bisa berjalan tanpa mengalami force closed atau freeze di tengah jalan.

Akan tetapi, suhu ponsel akan meningkat tajam ketika perangkat bekerja keras, seperti bermain game atau menonton video. Area panas terletak di bagian belakang, tepat di bawah kamera. Tampaknya, SoC dari perangkat tersebut memang terletak di bagian tersebut.

Seluruh kinerja tersebut ditopang oleh baterai Lithium ion berkapasitas 2.450 mAh. Kapasitasnya ini, walau kadang terasa kurang besar, ternyata cukup untuk menghidupi Vivo X5Pro selama kurang lebih 8-10 jam. Dengan catatan hanya memakainya untuk media sosial, browsing, mengetik, pesan teks seperti WhatsApp atau Line serta sedikit memotret tanpa flash.

Perangkat ini memiliki memori yang, seharusnya, cukup untuk pengguna biasa. X5Pro dibekali dengan media penyimpanan internal 16 GB. Cukup sayang memang, mengingat Vivo seharusnya menyertakan pilihan media penyimpanan yang lebih besar untuk mengakomodir kebutuhan penyimpanan musik dalam perangkat.

Perluasan bisa menggunakan MicroSD berkapasitas maksimal 128 GB, tapi hanya berfungsi untuk menyimpan file foto, audio, dan video.

Berikut hasil pengujian perangkat menggunakan aplikasi benchmark Antutu:

Deliusno/Kompas.com Hasil pengujian menggunakan Antutu

Kamera

Vivo membekali X5Pro dengan kamera utama 13 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel.

Hasil jepretan kedua kamera ini cukup memuaskan, terutama bila memotret dalam kondisi pencahayaan yang cukup. Secara keseluruhan terlihat warna yang jernih, dengan saturasi tak berlebihan dan kontras yang cenderung biasa saja. Anda juga bisa mendapatkan latar belakang ala bokeh dalam bila memotret dari jarak dekat.

Sayangnya, ada sedikit kekurangan di bagian kamera ini. Saat memotret objek dengan cahaya latar terang maka akan terjadi highlight clipping pada bagian terang tersebut. Bagian yang terkena cahaya tersebut akan menampilkan cahaya berlebih, membuat detail gambar menghilang sama sekali.

Dalam keadaan cahaya rendah, kamera ini kurang begitu baik dalam mengambil gambar. Detail gambar tidak terlihat sama sekali jika gambar dijepret dalam kondisi itu.

Deliusno/Kompas.com Hasil foto Vivo X5Pro Indoor

 

Deliusno/Kompas.com Hasil foto Vivo X5Pro outdoor

 

Deliusno/Kompas.com Hasil foto Vivo X5Pro saat low light

 

Deliusno/Kompas.com Terlihat beberapa noise di gambar

Kesimpulan

Dengan spesifikasi menengah, Vivo X5Pro dilabeli dengan harga yang cukup tinggi di Indonesia, yakni Rp 5 juta. Untungnya, harga mahal tersebut diiringi dengan kinerja yang lumayan.

Selain itu, ia dilengkapi dengan chip audio mandiri, yang membuatnya mampu memproduksi suara yang enak di telinga. Tentunya, Vivo X5Pro bakal cocok digunakan untuk mendengar musik saat sedang dalam perjalanan.

Sayangnya, Vivo tidak mempersenjatai X5Pro dengan sistem pendingin yang baik. Saat diajak bekerja keras, suhu dari perangkat tersebut meningkat tinggi. Jangankan untuk bekerja, saat digunakan untuk mengunduh aplikasi, suhu perangkat langsung meningkat.

Kamera dari X5Pro pun menghasilkan gambar yang cenderung biasa saja. Tetapi masih bisa diterima.

Masih ditemukan beberapa bug di tampilan antarmuka Funtouch. Semoga saja masalah tersebut diperbaiki di pembaruan berikutnya.

Smartphone X5Pro ini bakal cocok bagi Anda yang ingin menikmati file hiburan di perjalanan dan juga kegiatan berselancar di dunia maya, serta beraktivitas di dunia media sosial.