EQUITYWORLD FUTURES – Kontes safety riding instruktur kesembilan Astra Honda Motor (AHM) berlangsung di kota Palembang. Senin (11/8/2015). Dengan materi ujian yang beragam banyak peserta yang direpotkan melewati rintangan yang diberikan.

Dari lima rintangan, ujian praktek menjadi yang tersulit untuk dilewati. Terlebih untuk narrow plank dan slalom course yang menjadi penilian terakhir kontes safety riding. Meski sudah melakukan persiapan dengan latihan, banyak para instruktur yang juga mengalami kendala, bahkan sampai kehilangan poin.

“Keseimbangan di narrow plank itu cukup sulit. Meski jaraknya lebih pendek tapi tetap butuh kesiapan yang matang,” ujar Novara Dita pemenang pertama kategori wanita kepada Otomania, Palembang, (11/8/2015).

Selain kestabilan, lanjutnya, badan juga harus lentur agar bisa mengendalikan motor dengan baik. Untuk slalom juga sulit, harus benar-benar pas jarak mengerem, dan berbelok.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wiranta dari PT Daya Adicipta Mustika, Karawang, yang turun dalam kategori advisor dealer. Selain ahli, fokus dalam berkendara juga cukup penting untuk selalu dijaga.

“Saat slalom itu paling sering lupa rute, hal ini karena kurang fokus dan ingin cepat selesai. Kalau kontes seperti ini lebih mengarah pada melawan diri sendiri dan persiapan mental yang kuat,” ujarnya yang juga menjadi juara pertama di kelasnya.

Hal senada ini juga dingkapkan oleh Emerson Tantono, Chief Safety Riding AHM. Menurutnya meski sudah melakukan banyak persiapan, tapi hal yang paling utama adalah juga mempersiapkan mental dengan baik.

“Ini kan kontes, selain butuh latihan juga wajib mempersiapkan diri. Kesiapan mental juga menjadi faktor penting saat bertanding, terutama di hadapan banyak kontestan lainnya. Bila mental tidak siap bisa mempengaruhi fokus saat proses pengujian,” ucapnya.