EQUITYWORLD FUTURES – Rumah personel Sabhara Polres Pematangsiantar, Aiptu Tigor Napitupulu di Jalan Bah Kora II, Pematangsiantar, Sumatera Utara, disatroni maling, Rabu (16/3/2016) dini hari.

Tiga unit sepeda motor termasuk kendaraan dinas yang biasa dipakai bertugas oleh Tigor ikut dibawa kabur. Pelaku beraksi dengan menggunting pintu samping rumah yang dilapisi pintu besi.

Tigor baru mengetahui pencurian saat bangun tidur sekitar pukul 04.00 dan berniat menuju kamar mandi di dapur rumahnya.

Begitu keluar dari kamar, Tigor berjalan melewati ruangan tamu. Namun dia kaget, sepeda motor dinas Kawasaki KLX warna abu-abu bernopol 1021-4911 dan sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol BK 6559 TX tak lagi ada di ruangan tamu.

Lebih jauh setelah dia periksa, pintu samping telah terbuka dan engsel pintu dilihatnya rusak bekas dicongkel.

Tigor kian kaget saat berjalan memeriksa garasi rumahnya. Honda Supra X 125 bernopol BK 3887 TAK bersama STNK yang berada di dalam bagasi ikut dibawa pelaku.

Menyadari rumahnya telah disatroni maling, Tigor langsung membangunkan istrinya, Basaria Sinaga (52) dan anaknya, Lesvergin Victory Napitupulu (16). Mereka bersama-sama memeriksa keadaan rumah dan mendapati gembok gerbang depan telah dirusak yang diduga pakai alat linggis.

Salah seorang tetangganya, Siahaan (55), ditemui di lokasi mengatakan, Tigor bersama istri dan anak-anaknya memang sedang istirahat di rumah saat kejadian. Hanya saja, keluarga polisii itu sama sekali tidak mendengar suara berisik ketika para pelaku masuk menuju pekarangan rumah.

“Bukannya kosong rumahnya tadi malam, karena dia di rumah bersama istri dan anak-anaknya. Tapi dia tidak ada mendengar suara berisik waktu masuk ke pekarangan rumah. Gembok gerbang dicongkel seperti pakai alat linggis. Kami tahu kejadian pukul 04.00, setelah mereka mengabari warga di sini,” ujar Siahaan.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Dodi Darjanto membenarkan kejadian itu. Lebih jauh Kapolres memerintahkan petugas Propam ikut turun menyelidiki dugaan unsur sakit hati warga terhadap keluarga Tigor karena sepeda motor dinas ikut dibawa kabur.

“Masih diselidiki kasusnya dan Aiptu Tigor sedang dimintai keterangan. Petugas Propam ikut turun untuk menyelidiki apakah ada unsur sakit hati warga dengan kejadian ini karena motor dinas ikut digondol,” kata Kapolres.