EQUITYWORLD FUTURES – rupiah masih berpeluang menguat. Paket kebijakan ekonomi jilid II dinilai bisa memberi tenaga melawan dollar AS.

Pada awal perdagangan di pasar spot, Kamis (1/10/20150, berdasarkan data Bloomberg, mata uang garuda dibuka naik ke posisi Rp 14.628 per dollar AS, dibandingkan  penutupan kemarin pada 14.652,5. Namun hinggga pukul 09.05 WIB, keuntungan rupiah tergerus hingga ke posisi 14.651.

Rabu (30/9/2015) kemarin, di pasar spot, rupiah menguat 0,26 persen ke Rp 14.652 per dollar. Adapun kurs tengah Bank Indonesia mencatat, rupiah menguat 0,48 persen ke Rp 14.657 per dollar.

Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI Trian Fathria mengatakan, rupiah berhasil mengambil peluang dari pelemahan dollar AS di pasar global. Apalagi di domestik, pelaku pasar merespons positif paket kebijakan ekonomi jilid II. Prediksinya, hari ini, rupiah masih bisa menguat ke rentang Rp 14.600-Rp 14.700 per dollar AS.