EQUITYWORLD FUTURES – Seorang mahasiswa keperawatan di Umpqua Community College (UCC) Oregon, Sharon Kirkham, menceritakan peristiwa teror akibat penembakan oleh seorang pria bersenjata yang dialaminya Kamis (1/10/2015) lalu. Sharon merupakan salah satu korban selamat dalam peristiwa di kota Roseburg, yang menewaskan 9 orang dan melukai 20 orang itu.

“Saat itu, saya berada di kelas sebelah bersama Kim Dietz (salah satu korban tewas), saat terjadi penembakan. Kami pikir (bunyi tembakan) itu suara petasan,” tutur Sharon, seperti dikutip Kompas.com dari ABC News, Senin (5/10/2015).

Kim, menurut Sharon, lalu memberanikan diri menuju pintu dan berusaha keluar untuk mencari tahu. Tak lama berselang, terdengar suara tembakan sebanyak tiga kali berturut-turut. “Pintu kembali terbuka, dan Kim kembali ke ruangan dan langsung tumbang. Saat itu saya sadar kalau dia kena tembak,” tuturnya.

Kirkham pun mencoba memberikan pertolongan pertama (CPR) kepada Kim Dietz. Namun, nyawa perempuan itu tak tertolong, dan meninggal dalam pelukan Sharon.

Selain menceritakan momen yang mengerikan, Sharon juga menceritakan kisah heroik yang dilakukan seorang mahasiswa yang merupakan tentara Angkatan Darat dan veteran perang, yang ikut menjadi korban terluka akibat penembakan.

Di tengah kondisi mencekam tersebut, Sharon Kirkham hanya bisa pasrah dan tetap berada di ruangan tersebut. Sharon pun sempat mendengar suara dari kelas sebelah, saat Chris Mintz, datang memberitahu semua seisi kelas agar tiarap dan mematikan lampu.

Begitu pintu tertutup, lanjut Kirkham, pintu kelas lain dibuka. Ternyata, itu adalah si penembak. Saat itulah Chris ditembak. Sharon menyadarinya karena Chris sempat berteriak sebelum pelaku memberondongnya sebanyak tujuh tembakan. Kemungkinan Chris melakukan itu untuk mengalihkan perhatian pelaku dari kelas yang di dalamnya terdapat banyak orang yang bersembunyi ketakutan.

“Ini ulang tahun anak saya!” ujar Kirkham, menirukan teriakan Chris Mintz, sebelum ditembak tujuh kali.

Hal berikutnya yang dilihatnya, Sharon Kirkham melihat sejumlah petugas bersenjata melepaskan tembakan. Namun, dia tidak sempat menghitung berapa kali tembakan tersebut, dan hanya mendengar kalimat terakhir dari petugas. “Aman Terkendali!”

Ketika itulah teror berakhir, dan pelaku menjadi orang kesepuluh yang tewas dalam peristiwa itu.

Setelah penembak berhasil dilumpuhkan, lanjut Sharon, seorang wanita muda yang tertembak di kaki lalu keluar untuk mencari bantuan. “Saya bantu memapahnya hingga ke ujung selasar dan menyerahkannya kepada polisi,” ucap Sharon

Sharon Kirkham juga bercerita bahwa dia sempat menjaga Chris yang tertembak.

“Aku hanya berlutut dan memegang tangannya sampai mereka (petugas) meminta saya untuk meninggalkannya. Tapi dia (Chris) pahlawan,” tutur Kirkham.