EQUITYWORLD FUTURES – Apa yang ada di benak kamu ketika mendengar nama Samsung? Sebagian besar dari kamu pasti bakal menjawab smartphone, tablet, televisi, kulkas, dan berbagai perangkat elektronik lainnya.

Pikiran itu memang tidak salah. Perusahaan asal Korea Selatan ini memang banyak mengembangkan produk elektronik sepanjang karirnya. Namun, siapa sangka apabila Samsung ternyata ingin sedikit berperan di dunia otomotif, terutama menyangkut keamanan berkendara.

Samsung belum lama ini sedang mengembangkan sebuah proyek yang dinamakan “Safety Truck”. Seperti namanya, Sammy ingin membuat konsep truk yang aman digunakan saat berkendara.

Akan tetapi, sistem keamanan itu ternyata lebih ditujukan lebih pengendara lain, bukan dari truk itu sendiri. Kok bisa?

Berdasarkan konsep tersebut, truk nantinya akan dipersenjatai dengan sebuah kamera nirkabel di bagian depan dan empat layar raksasa di bagian belakang truk.

Kamera tersebut difungsikan untuk merekam secara langsung situasi yang ada di bagian depan truk. Sementara itu, empat layar yang ada di bagian belakang akan menampilkan hasil rekaman live tersebut.

Fungsinya? Seperti Nextren rangkum dari Business Insider, Senin (22/6/2015), mobil yang ada di belakang bisa melihat lebih baik kondisi di depan truk.

“Ini memungkinkan pengemudi untuk memiliki pandangan yang lebih baik ketika memutuskan apakah aman untuk menyalip. Keuntungan lain dari “Safety Truck” adalah mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh pengeremanan mendadak atau saat hewan menyeberang,” tulis Samsung dalam situs resminya.

Samsung menceritakan bahwa ide pengembangan konsep truk tersebut berasal dari negara Argentina.

Samsung menyatakan bahwa angka kecelakaan di negeri tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Kecelakaan itu sendiri banyak terjadi di jalan dengan dua lajur dan khususnya dalam kondisi menyalip.

Lebih lanjut, Samsung mengungkapkan bahwa “Safety Truck” baru dalam masa purwarupa saja dan belum sepenuhnya beroperasi. Samsung menyatakan menyediakan teknologi layar yang ada di truk dan bekerjasama dengan klien B2B untuk pengujian tersebut.

Samsung sendiri belum mengumumkan kapan konsep “Safety Truck” bakal diaplikasikan.