EQUITYWORLD FUTURES – Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno mendaftarkan diri ke beberapa partai untuk mengikuti penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta. Perwakilannya sudah mengambil formulir pendaftaran ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan Partai Demokrat.

Sandi saat ini sedang berada di Perancis dan akan kembali ke Indonesia untuk mengembalikan formulir pendaftaran itu. Melalui keterangan tertulis, Sandiaga mengatakan, pengambilan formulir tersebut adalah bentuk adanya komunikasi intens antara dirinya dengan partai-partai politik.

Ia juga mengatakan, dirinya sudah mendapat izin dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya.

“Saat pendaftaran dibuka, saya diundang untuk ikut serta. Dan ini adalah kehormatan bagi saya dan Partai Gerindra,” ucapnya, beberapa hari lalu.

Sandiaga menegaskan, keikutsertaan dalam penjaringan bakal calon gubernur DKI dari partai lain tidak berarti dia keluar dari proses penjaringan yang dilakukan Gerindra.

“Proses di Partai Gerindra tetap berjalan dan saya tetap komitmen mengikutinya sampai finalisasi nanti. Tidak ada yang berubah, saya datang dari Gerindra dan akan kembali ke Gerindra,” ujarnya.

Tanggapan Gerindra

Sekretaris Tim Penjaringan Cagub Partai Gerindra Ahmad Sulhy mengatakan partainya sudah mengetahui langkah Sandiaga yang mendaftar ke banyak partai. Menurut dia, Gerindra tidak terganggu dan akan meneruskan proses penjaringan.

“Kalau beliau daftar ke tempat lain, ya itu menjadi hak beliau. Nanti kami akan sampaikan rekomendasi kita,” ujar Sulhy kepada Kompas.com, Senin (18/4/2016).

Rekomendasi yang dimaksud adalah pengerucutan 2 hingga 4 orang dari 7 orang yang masuk bursa cagub Gerindra. Rekomendasi akan disampaikan ke DPP Partai Gerindra.

“Nanti saat pemberian rekomendasi itu dalam rapat pleno Gerindra, kita sampaikan apakah ada catatan baik atau buruk,” ujar Sulhy.

Terkait sikap Sandiaga yang mendaftar ke banyak partai, tentu akan dijadikan catatan tambahan. Apakah catatan baik atau buruk, Sulhy tidak menjawab.

Dia mengatakan hal itu akan menjadi hal yang dibahas bersama dan diumumkan oleh tim penjaringan nantinya. Meski demikian, secara umum Partai Gerindra membiarkan langkah Sandiaga yang mendaftar ke banyak partai.

“Dari pihak partai lain jangan-jangan juga menginginkan figur yang sama seperti Pak Sandiaga,” ujar Sulhy.