EQUITYWORLD FUTURES – Namanya sedikit horor, Satudarah Motor Cycle (MC). Lambangnya wajah lelaki berkulit hitam dan putih saling bertolak belakang. Di tengah wajah itu, darah mengalir. Tepat di atas gambar lelaki itu, mahkota sembilan bulu burung berdiri tegak.

Hampir sebagian kalangan anak-anak motor di Indonesia muda mengenal club ini. Satudarah MC masuk dalam sepuluh club motor terkenal di dunia. Di tempat kelahirannya, Satudarah Maluku pernah mengegerkan Negara Belanda lantaran berkelahi dengan club motor Hell Angels.

“Artinya kulit hitam, kulit putih sama tidak ada perbedaan,” kata sekertaris SatuDarah MC Mother Chapter Jakarta, indonesia, Ralph Manuputty membuka perbincangan dengan merdeka.com, Jumat pekan kemarin.

Ihwal pembentukan club motor ini di gagas oleh sembilan pemuda Maluku yang tinggal sejak kecil di Belanda. Awalnya, sembilan orang itu ditolak saat mencoba masuk menjadi anggota salah satu club motor ternama di Belanda. Alasannya penolakannya sepele, karena perbedaan warna kulit. Akhirnya mereka membentuk club motor sendiri dengan nama Satudarah sebagai bentuk eksistensi.

Tahun 1990 Satudarah MC resmi berdiri di kawasan Moordrecht, sebuah wilayah dekat kota Gouda, Belanda. Tujuh orang pendiri merupakan keturunan Maluku. Sedangkan dua orang lagi merupakan campuran keturunan Belanda. “Tujuh orang keturunan Maluku murni kedua orang tuanya suku Maluku, dua orang keturunan Maluku Ibu nya yang Maluku Ayah nya Belanda,” ujar Bung Ralph sapaan akrabnya.

Meski berdiri di Belanda, Satu Darah tetap berpedoman pada nilai-nilai budaya Maluku. Mereka tetap menghormati jika budaya Maluku adalah Indonesia. Dalam hati setiap anggota, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. “Budaya Maluku itu Indonesia, sama seperti semua suku-suku di Indonesia menghormati orang tua, kejujuran, tidak mencuri, kekeluargaan dasarnya itu,” tuturnya.

Alasan lain pembentukan Satudarah MC lantaran negeri kincir angin itu memberikan perlakuan berbeda terhadap warna kulit. Orang Maluku di sana kerap di nomor duakan dalam segala hal. Tak mau dibedakan sebagai manusia, mereka akhirnya mendeklarasikan Satudarah sebagai bentuk perlawanan atas diskriminasi. “Siapa pun bikers bisa bergabung dalam konteks satu darah. Kita punya komitmen yang sama, kita punya hati yang sama untuk berkembang bersama jadi satu darah,” ujarnya.

Dengan terbentuknya Satudarah MC, maka perusak perusak hubungan manusia satu dengan lainnya hilang. Satudarah MC berdiri tanpa melihat perbedaan ras, suku dan agama. Satudarah MC juga tidak memiliki kepentingan politik.

“Karena satu tujuan kebaikan dan semua yang diteriaki ‘Lawamena Haulala’ itu diteriakan semua rumpun diseluruh dunia yang bergabung di satu darah,” kata Bung Ralph sapaan akrabnya. ‘Lawamena Haulala’ dalam bahasa Maluku artinya maju bersama tanpa melihat kebelakang tujuan baik ke depan. Kini setelah 24 tahun berdiri anggota Satudarah MC di seluruh wilayah termasuk Indonesia berjumlah ribuan. “Semua laki-laki, tidak ada wanita satupun. Karena Bikers itu kelaki-lakian”.