EQUITYWORLD FUTURES – Anda yang gemar menikmati makanan bakso gerobak, pasti sudah sangat familiar dengan mangkuk ayam sebagai wadah khas bakso kampung tersebut.

Siapa sangka gambar ayam jago pada mangkuk yang sederhana itu justru menginspirasi seorang perancang busana kostum untuk film dan teater, Chitra Subiyakto, untuk merilis label busana batik bernama Sejauh Mata Memandang.

Tak seorang diri, Citra bersama rekannya, Arya Dipa, berkreasi untuk membuat busana dari kain batik dengan motif ayam jago persis yang sering Anda lihat pada mangkuk bakso.

Tujuannya, tentu saja, agar karya mereka lebih mudah diterima semua kalangan terutama generasi muda. Berangkat dari kain dengan motif unik ini, keduanya ingin agar anak-anak muda semakin tergugah untuk mengetahui wastra Nusantara dan melakukan upaya dalam melestarikannya.

Sejauh Mata Memandang memiliki filosofi mode dan budaya yang mendalam. Mangkuk ayam diibaratkan sebagai lambang persatuan bangsa Indonesia yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Sebab, mangkuk ayam juga tak lekang oleh waktu. Seiring perubahan zaman, mangkuk ini tetap ada dan diterima oleh berbagai kalangan.

Ide Chitra dan Arya untuk memodernkan batik ini tergolong menarik dan inovatif. Hebatnya lagi mereka tak membatasi batik ayam hanya untuk busana siap pakai saja. Sebab, mereka juga menawarkan kain batik dan aksesori lainnya.

Warna yang dipilih Chitra dan Arya adalah hitam, putih, dan biru yang merupakan warna netral untuk padu padan busana serta aksesori. Kelebihan lainnya dari batik Sejauh Mata Memandang ini adalah menggunakan bahan pewarna alami.

Anda yang berminat dan penasaran, Batik Sejauh Mata Memandang sudah tersedia di Goods Dept dan Alun-Alun Indonesia.