Pada tanggal 13 September 2014 PT. Equityworld Futures Cabang Semarang mengadakan acara donor darah untuk membantu mengumpulkan  sel- sel sejenis yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama dalam tubuh makhluk hidup akan membentuk jaringan. Dari jaringan–jaringan tersebut, akan terbentuk kelompok jaringan yang bersatu menjalankan fungsi tertentu yang disebut dengan istilah organ. Organ tubuh manusia ada banyak ragamnya, diantaranya adalah jantung , paru-paru, hati, usus, lambung, dan ginjal. Organ tubuh manusia merupakan komponen puncak dari komponen-komponen lainnya. Sehingga, organ tubuh manusia memegang peranan yang lebih kompleks dan vital dibandingkan dengan komponen tubuh yang lain. Paru- paru misalnya; paru- paru merupakan organ utama dalam sistem pernafasan manusia yang berfungsi menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah.

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:

1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.

4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.

5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

foto para pendonor di PT. Equityworld Futures Semarang

1 2

3 4 5 6 7 8 9 10

Donor darah adalah asset masa depan yang peranannya amat esensial. Oleh karena itu, melalui uraian tersebut diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah meningkat. Karena setetes darah adalah seteguk kehidupan. Seteguk air mungkin tidak akan menghilangkan dahaga, tetapi seteguk kehidupan adalah anugerah luar biasa yang diberikan Tuhan kepada hamba-Nya.