Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memastikan proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini sangat transparan. Sebab, pemerintah menerapkan sistem seleksi secara online.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi, Azwar Abubakar mengatakan seleksi penerimaan pegawai akan bebas dari campur tangan oknum PNS maupun calo.

“Untuk melawan stigma pemerintahan yang korup harus diperbaiki. Makanya dibuat sistem tes CPNS yang bersih. Tapi perlu perjuangan, kerja keras sampai mengorbankan perasaan. Anak sendiri pun kita nggak bisa ikut campur,” ujarnya di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Rabu (20/8).

Menurut dia, CPNS menggunakan Computer Asissted Test (CAT) ternyata sempat menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak, termasuk pejabat negara. Azwar meyakinkan sistem tes seleksi CPNS berbasis online ini bertujuan untuk membenahi reformasi birokrasi di Indonesia.

“Pembuatan sistem tersebut membutuhkan perjuangan panjang. Banyak pejabat negara yang tak mendukung program ini. Padahal seleksi dengan sistem CAT jauh lebih transparan, murni dan menghilangkan trauma,” jelas dia.

Pemerintah, dalam seleksi penerimaan ini, menggandeng 17 perguruan tinggi untuk membuat soal tes serta bekerja sama dengan pihak Ombudsman dan sebagainya guna menganalisa serta pengamanan proses.

“Jadi anak-anak pintar yang tadinya nggak bisa masuk PNS kalau nggak punya koneksi, sekarang punya kesempatan. Kalaupun nggak lolos, dia nggak merasa tertipu karena nggak pakai bayar. Sehingga Indonesia bisa berubah dari semua aspek serta meningkatkan daya saing bangsa,