EQUITYWORLD FUTURES – Smartfren mengungkap bahwa tahun ini mereka hanya akan fokus pada pengembangan jaringan untuk lokasi yang sudah memiliki BTS mereka saja. Tujuan pengembangan ini adalah menyelenggarakan teknologi 4G LTE pada semester kedua 2015.

Kepala Marketing dan Strategi Korporat Smartfren Telecom Roberto Saputra mengatakan saat ini sudah ada beberapa Base Transceiver Station (BTS) mereka yang sudah mendukung 4G LTE. Namun dia enggan mengungkap detilnya.

“Sekarang kami sudah mencakup 70 persen wilayah Indonesia. Tahun ini, secara infrastruktur, kami akan fokus pada pengembangan jaringan di lokasi yang sudah ter-cover saja,” terangnya di sela-sela kunjungan ke pabrik perakitan milik PT Haier Electronic Appliances Indonesia, di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (21/5/2015).

“BTS sudah ada beberapa yang pakai 4G LTE, tapi detilnya nanti saja. Rencananya 4G LTE untuk network akan mulai diluncurkan di semester dua,” imbuhnya.

Roberto berpandangan, 4G LTE ini baru akan diluncurkan ketika sudah hampir seluruh BTS mereka mendukung teknologi tersebut. Saat ini, berdasarkan data kuartal empat 2014, Smartfren sudah memiliki 6.100 BTS.

“Ibarat martabak saja, kalau masih sedikit sih bisa diluncurin tapi jadinya ya tipis. Kalau martabak, kita inginnya yang tebal, jadi sinyalnya sudah bagus,” ujarnya mencoba mengilustrasikan.

“Sekarang kan kita punya sekitar 6.000-an BTS, kalau yang menggunakan 4G sudah mendekati angka itu kita akan segera luncurkan. Kami roll-out serentak di wilayah yang kami cover,” tutupnya.