Setelah diperkenalkan di tahun 2013 lalu, akhirnya smartphone besutan Moxilla Corp akan mulai dipasarkan di Indonesia dengan perkiraan pada akhir tahun 2014 ini.

Sejauh ini, Mozilla masih menggunakan perangkat mobile besutan ZTE dan LG untuk ‘rumah’ operating system mereka, yaitu Firefox OS. Namun menurut informasi dari salah seorang eksekutif di Mozilla mengatakan bahwa perangkat mobile dari perusahaan tersebut akan mulai dipasarkan pada akhir tahun ini dengan negara tujuan awal adalah India dan Indonesia.

Seperti dikutip dari WSJ (11/06), dikarenakan kedigdayaan Android dan iOS di pasar mobile, tentunya akan sedikit memaksa apabila Mozilla sebagai pemain baru mematok harga untuk produknya dengan harga yang tinggi.

“Sulit menjual smartphone dengan harga lebih dari USD 50 ke konsumen di negara berkembang,” jelas Gong Li, Chief Operating Office di Mozilla.

Oleh karenanya, dibutuhkan strategi khusus, salah satunya adalah dengan memasarkan produknya dengan harga yang sangat rendah dengan harapan agar publik mobile dapat mengenal baru kemudian menjaring banyak pengguna.

Kabarnya, dalam produksi smartphonenya ini, Mozilla menggunakan chip buatan produsen China, Spreadtrum Communication Inc.

Mozilla berharap nantinya produk mereka tersebut dapat diminati pasar, khususnya yang pertama kali adalah segmen menengah ke bawah dan di kemudian hari dapat bersaing secara ketat dengan produk-produk berbasis Android, iOS, Tizen atau juga Windows Phone.