EQUITYWORLD FUTURES – BMW AG merayakan kehadirannya selama 10 tahun di Indonesia pada 2011 dengan mengumumkan investasi sebesar Rp 100 miliar untuk merakit mobil di dalam negeri. Sejak saat itu hingga akhir Maret 2016, sudah 8.562 unit mobil BMW yang dirakit pekerja Indonesia.

Ribuan produk BMW terdiri dari dua model sedan, Seri 3 dan Seri 5, serta SUV X1, X3, dan X5. Semua mobdel itu diproduksi di fasilitas perakitan Gaya Motor di Sunter, Jakarta Utara, sebagai bagian kerja sama dengan Astra International.

Sejak Oktober 2011, BMW mulai merakit X1, kini jumlahnya mencapai 1.397 unit. Setelah itu, pada Desember 2011, Seri 5 diproduksi hingga sekarang sudah ada 2.247 unit.

Setahun berikutnya, Mei 2012, X3 yang dicetak massal di Tanah Air. Angka produksinya mencapai 1.397 unit.

Berlanjut, Oktober 2012, BMW mulai melahirkan Seri 3 yang kini berjumlah 3.737 unit. Sama seperti predikatnya sebagai model terlaris, Seri 3 adalah model produksi BMW terbanyak di Indonesia.

Febri Ardani/KompasOtomotif BMW All-New X1sedang dalam tahap perakitan.

BMW menambah investasi sebesar Rp 50 miliar untuk merakit generasi baru X5 mulai Agustus 2014. Sudah 439 unit yang lahir di pabrik Sunter. Terkini, Mei 2016, BMW kembali menggelontorkan dana, Rp 10 miliar, untuk membuat generasi kedua X1 di dalam negeri.

Total sudah Rp 160 miliar yang ditanamkan BMW untuk memproduksi mobil, sebut Head of Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie O’tania, di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Angka unit rakitan lokal BMW:

X1 – 1.397 unit (Oktober 2011)
Seri 5 – 2.247 unit (Desember 2011)
X3 – 1.397 unit (Mei 2012)
Seri 3 – 3.737 unit (Oktober 2012)
X5 – 439 unit (Agustus 2014)