Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan dana sekitar Rp 560 juta untuk pengadaan dan pemasangan CCTV (closed circuit television) yang akan digunakan untuk memantau kondisi sungai dan pasar di kota ini.

“Totalnya akan ada 20 unit ‘closed circuit television’ (CCTV) yang akan dipasang di sungai dan pasar pada tahun ini. Saat ini, pengadaan dan pemasangan CCTV sedang dalam proses lelang,” kata Kepala Bagian Teknologi Informasi dan Telematika (TIT) Pemerintah Kota Yogyakarta Sukadarisman di Yogyakarta, Senin (15/09).

Seperti diberitakan Antara, pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta dan Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta untuk pemasangan CCTV tersebut.

Sukadarisman mengatakan sebanyak lima CCTV direncanakan dipasang di tiga sungai yang mengalir di Kota Yogyakarta, yaitu Sungai Code, Winongo dan Gajahwong.

Selain itu CCTV juga akan ditempatkan di wilayah perbatasan untuk memantau kondisi air khususnya saat musim hujan. “Misalnya saja di Sungai Code yang memiliki potensi banjir lahar dingin. Dengan adanya CCTV, maka akan memudahkan proses pemantauan sehingga bisa diambil langkah cepat untuk penanganannya,” katanya.

Sedangkan 15 CCTV lain akan ditempatkan di tiga pasar, seperti Pasar Beringharjo dan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy).

“Tujuan pemasangan adalah untuk membantu pengawasan, misalnya untuk membantu pemantauan kondisi keamanan pasar. Untuk di Beringharjo, CCTV yang nanti dipasang adalah untuk menambah CCTV yang sudah ada sekarang,” katanya.

Sukadarisman menambahkan, CCTV yang dipasang di sungai akan dilengkapi dengan jaringan “wireless” sehingga gambar bisa dipantau secara langsung melalui BPBD Kota Yogyakarta.

Sedangkan CCTV yang dipasang di pasar menggunakan jaringan kabel. “Kualitas gambar diharapkan tidak terputus-putus,” katanya yang menyebut seluruh gambar akan terekam melalui server.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan CCTV tersebut akan diprioritaskan untuk dipasang di dua sungai yaitu Winongo dan Gajahwong.

“Di kedua sungai tersebut belum memiliki sistem pemantauan. Sedangkan untuk di Sungai Code belum akan dipasang tahun ini karena sistem pemantauan di sungai tersebut sudah cukup banyak. Di Code sudah ada “early warning system” (EWS),” kata Agus.

Agus mengatakan tim BPBD Kota Yogyakarta sedang akan melakukan kajian mengenai lokasi pemasangan CCTV. “Dimungkinkan, CCTV tersebut akan dipasang di titik yang sudah memiliki alat pemantau ketinggian air,” katanya.

Ia berharap penambahan CCTV di sungai tersebut akan semakin memudahkan BPBD saat melakukan pemantauan kondisi sungai.