EQUITYWORLD FUTURES – Jumlah smartphone saat ini memang melonjak tajam dibanding empat tahun lalu. Namun itu belum seberapa dibanding dengan jumlah gadget mobile itu yang akan beredar di tahun 2020 nanti.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ericsson, di tahun 2020 nanti sekitar 90 persen dari populasi manusia di seluruh belahan dunia akan mempunyai akan mempunyai smartphone, The Next Web (18/11). Dalam 6 tahun lagi, jumlah smartphone yang didaftarkan secara global akan mencapai 6,1 miliar!

Dengan jumlah sebesar itu, Ericsson memperkirakan seluruh warga dunia yang berumur di atas 6 tahun sudah mempunyai smartphone.

Peningkatan besar besaran tersebut diprediksi terjadi saat para warga di negara-negara besar seperti India dan China semakin gencar membeli smartphone. Saat ini saja India dan China memang menjadi pasar smartphone paling menjanjikan sekaligus terbesar dengan total smartphone terdaftar baru hingga 12 juta dan 18 juta di kuartal ketiga tahun ini.

Terlebih, sejatinya sekarang pasar smartphone dunia masih berada di prosentase 37 persen dari seluruh perangkat mobile yang ada. Ternyata pasar gadget masih dikuasai oleh ponsel atau feature phone. Jadi, tidak berlebihan bila akan ada 800 juta smartphone baru di sisa akhir tahun ini, menambah 2,7 miliar smartphone yang sudah ada sekarang.

Berdasarkan data dari Ericsson lainnya, tahun 2020 juga menjadi awal penggunaan teknologi jaringan internet super cepat 5G secara global. Hal inilah yang membuat pemakaian data smartphone berkontribusi sekitar 55 persen dari total penggunaan data internet dunia. Teknologi 5G juga diprediksi mampu menarik lebih banyak pengguna smartphone baru, melebihi daya tarik 4G dan 3G.