EQUITYWORLD FUTURES – Perum Jamkrindo menargetkan bakal meraup laba Rp 734 miliar sepanjang tahun ini. Target tersebut hanya naik tipis, 4 persen dibanding realisasi 2014 sebesar Rp 704 miliar. Proyeksi pertumbuhan laba ini seiring dengan rencana peningkatan penempatan dana investasi perusahaan di reksadana dan saham.

Direktur Penjaminan Bakti Prasetyo menuturkan, saat ini porsi penempatannya masing-masing 20 persen dan 10 persen.

“Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan dimungkinkan penyertaan baik di reksadana maupun saham hingga 100 persen,” ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, semalam.

Menurut dia, instrumen dana kelolaan terbesar ditempatkan di deposito dan obligasi pemerintah. Porsi penempatan mencapai 100 persen, seiring dengan peraturan OJK nomor 6 Tahun 2011.

“Yang penting bagi kami adalah bagaimana menjaga likuditas sehingga apabila kita memerlukan dana, tersedia,” jelas dia.

Menyoal penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), pihaknya mengakui tingkat non-performing Guarantee (NPG) sekitar 5 persen, meningkat dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Akibatnya NPL juga akan naik,” ungkapnya.